Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Seri: 05
RITUS PEMBUKA

 


Elemen-elemen dasar pembentuk Ritus Pembuka ini antara lain, Perarakan Masuk, Penghormatan,Tanda Salib, Salam dan Pengantar,
Seruan Tobat, Kyrie, Gloria, dan Doa Pembuka.

 


Perarakan Masuk
Perarakan masuk dimulai dengan imam selebran berdoa mohon berkat Allah bagi pelayanan iman bersama. Sesudah berdoa imam
selebran mengisi pendupaan yang dibawa misdinar dan ia memberkati pendupaan dengan tanda salib tanpa mengatakan apa-apa. Dan
setelah pemberkatan pendupaan, maka mulailah perarakan masuk menuju altar (PUMR 120). Tindakan liturgis imam berdoa mohon
berkat dan mengisi pendupaan ini sebagai tanda bahwa imam selebran memulai perannya sebagai pemimpin Perayaan Ekaristi.


Perarakan masuk dengan susunan sebagai berikut:

(1) Misdinar pembawa dupa (yang asapnya mengepul dan beraroma) di paling depan;

(2) Misdinar pembawa lilin mengapit pembawa salib prosesi (bila ada), diikuti misdinar lain;

(3) Para lektor atau pemazmur;

(4) Para pembagi komuni (akolit atau prodiakon);

(5) Diakon atau lektor pembawa Evangeliarium;

(6) Imam-imam konselebran;

(7) Imam selebran (Presiden Liturgi).


Bila seorang uskup menjadi selebran utama, maka susunan perarakan dapat diperpanjang lagi dengan tambahan beberapa petugas khusus:
para pembawa mitra dan tongkat uskup, diakon pembawa Evangeliarum, seremoniarius, dan uskup selebran utama liturgi.


Salib, lilin-lilin, dan Buku Evangeliarum dibawa dalam perarakan masuk ini sebagai tanda atau lambang Kristus Tuhan (Kepala Tubuh
Mistik) datang, hadir, menyatu dengan Gereja (Anggota Tubuh Mistik) yang sedang berhimpun. Sebab itu, seluruh anggota Tubuh Mistik,
dengan sikap liturgis tubuh yang berdiri, hati dan mulut yang bernyanyi, dan dengan mata yang memandang Kristus Kepala Tubuhnya. Melalui gerak-gerik liturgis yang dilakukan ini, sebagai tanda anggota Gereja memberi rasa hormat (respect) kepada Kristus kepala Tubuh Mistik yang hendak bersabda kepada seluruh ciptaan dan umat Allah.


Dengan hati ramah dan wajah ceriah bersama menyanyikan nyanyian perarakan masuk sesuai dengan atmosfir kebersamaan iman yang
dialami dan dirasakan. Lagu pengiring perarakan ini berfungsi menghantar Kristus Tuhan yang hendak berbicara dan menghantar Gereja (umat beriman) kepada Misteri Kristus yang hendak dirayakan. Lagu pengiring perarakan ini dapat berakhir ketika imam selebran tiba
di kursi pemimpin liturgi. Ibarat Kristus sendiri datang dan masuk memimpin kita semua untuk memuliakan Allah dan menguduskan
manusia dan dunia sepanjang perayaan Ekaristi.

 

Bersambung
[ P. Tinus Sirken, OSC ]