Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Seri: 07


Doa Pembuka

 

 

 

Cara Membawakan Doa Pembuka
Hanya imam selebran yang berhak membawakan Doa Pembuka.
Dengan berdiri di depan kursi imam dan dengan tangan terentang tata gerak untuk doa-doa presidensial (orante) – imam dapat membawakannya. Sebaiknya dihindari untuk mengajak umat terlibat membacakan isi doa ini, kecuali secara kompak menyatakan “Amin’ pada akhir doa. Jadi, hanya imam selebran yang membawakannya, dan tanpa iringan musik, tanpa doa-doa atau nyanyian pengiring. Isi doa dibawakan dengan jelas, supaya umat dapat mendengarkan dengan baik dan berpartisipasi dalam doa secara batin.
Arti Imam Merentangkan Tangan
Terdapat beberapa arti: [1] orientasi ke atas ibaratnya doa selalu ditujukan kepada Allah yang ada di surga; [2] tanda kesengsaraan Kristus di kayu salib, Kristus yang berdoa; [3] keluasan tangan menjangkau seluruh umat yang berhimpun, yang dipimpin oleh imam selebran untuk hadir di hadapan Allah.
Sikap Tubuh Kita
Semua umat berdiri pada saat imam membawakan Doa Pembuka. Sikap tubuh berdiri mengingatkan kita pada kebangkitan Kristus, berciri Paskah. Selama masa Paskah kalau berdoa umat harus berdiri, tidak boleh berlutut atau tiarap. Sikap berdiri ini berlaku sepanjang tahun liturgi. Namun, karena alasan pastoral dan kultural, di beberapa tempat dibiasakan sikap tubuh yang lain, misalnya duduk atau berlutut.
Doa Pembuka, Salah Satu dari Doa-doa Presidensial
Doa presidensial adalah doa yang hanya dibawakan oleh imam selebran, sang pemimpin (presiden) liturgi. Dalam Perayaan Ekaristi dapat kita jumpai empat macam doa presidensial: [a] Doa Pembuka (collecta); [b] Doa Persiapan Persembahan (oratio Super Oblata); [c] Doa Syukur Agung (prex Eucharistica); dan [d] Doa Sesudah Komuni (oratio post Communione). Umat tidak diperkenankan ikut mengucapkan doa-doa presidensial ini, kecuali pada bagian-bagian seruan aklamatif, misalnya: Amin. Bersambung ...
P. Tinus Sirken, OSC