Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which can be just buy viagra usa Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because buy viagra professional Still another very important benefit of the online pharmacy is the viagra buy cheap Erection dysfunction is triggered as an effect of insufficient blood circulation to the member. The decrease in blood flow buy female viagra A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta ou hipertenso, doenas viagra best buy Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass buy brand viagra The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and buy viagra now For CVS, its not the initial time its located itself in in buy discount viagra We can easily see the various changes in almost any field unique in buy viagra cheap online
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Seri: 16


Permohonan Keselamatan Umat Beriman

[ Permohonan Umat ]

 

 

 

Arti dan Maksud Permohonan Umat.
Dalam Permohonan Umum [General Intercessions], umat menanggapi Sabda Allah yang telah diterima dalam iman, dengan cara mengamalkan tugas imamat baptismal mereka yakni dengan mempersembahkan doa-doa kepada Allah bagi keselamatan semua orang (oratio universalis, oratio communis, atau oratio fidelium). Permohonan umat beriman ini berisi intensi-intensi doa yang dimohonkan oleh Gereja untuk  kepentingan Gereja sendiri: bagi keselamatan semua orang; bagi para pemimpin dunia; bagi mereka yang miskin atau yang tertekan; bagi komunitas lokal; bagi orang sakit dan orang mati [PUMR 69]. Doa Permohonan umat ini mengakhiri rangkaian Liturgi Sabda.
Cara Membawakan Permohonan Umat
Imam selebran memimpin permohonan ini dari kursi pemimpin liturgi. Ia membukanya dengan pengantar singkat, yang mana mengajak umat untuk berdoa. Diakon, solis, lektor, atau oleh seorang beriman lainnya membawakan ujud-ujud doa dari mimbar atau tempat lain yang serasi. Secara bersama umat menanggapi setiap ujud itu dengan aklamasi-aklamasi yang sudah disiapkan. Imam selebran menutupnya dengan suatu doa sambil kedua tangannya terentang [PUMR 138]. Selain dibacakan, ujud-ujud doa dapat juga dinyanyikan dalam berbagai cara, asal tidak menyalahi kaidah musik liturgi yang berlaku. Cara menyanyikan ini bisa dilakukan juga oleh imam selebran untuk doa umat meriah (orations solemnes) pada Liturgi Jumat Agung. Selama permohonan diungkapkan, umat berdiri dan mengungkapkan doa-doanya entah lewat permohonan yang diserukan bersama-sama sesudah tiap-tiap ujud, entah dengan berdoa dalam hati [PUMR 71].
Susunan Permohonan Umat
Susunan ujud-ujud dalam Permohonan Umat: [a] untuk keperluan Gereja; [b] untuk para pemimpin negara dan keselmatan seluruh dunia; [c] untuk orang-orang yang sedang menderita karena berbagai kesulitan; [d] untuk umat setempat. Pada perayaan khusus seperti pada Sakramen Krisma, Pernikahan, atau perayaan Pemakaman, ujud-ujud dapat lebih dikaitkan dengan peristiwa khusus tersebut [PUMR 70]. Artinya, ujud-ujud khusus yang sesuai dengan perayaan itu dapat ditambahkan atau menggantikan  beberapa unsur di atas.
Pedoman Menyusun Permohonan Umat
Hal-hal yang dapat menjadi pegangan untuk menyusun Permohonan Umat: [1] Doa Permohonan  adalah doa Gereja (bukan doa pribadi) maka diperhatikan aspek-aspek yang membangun terciptanya unsur kebersamaan; [2] terdapat kaitan antara isi permohonan umat dengan isi atau tema pembacaan Kitab Suci yang dipakai dalam Ekaristi; [3] isi permohonan selaras dengan kebutuhan Gereja setempat, dan kaitannya dengan Misteri Kristus yang dirayakan; [4] isi permohonan tidak bernada kateketis, dogmatis, atau ajaran moral yang menggurui; [5] intensi atau ujud ditujukan kepada Allah Bapa, misalnya “Kita berdoa bagi Gereja, semoga Allah senantiasa menuntun Gereja untuk menjadi terang bagi dunia…”

 

 

 
Bersambung ... P. Tinus Sirken, O.S.C..