Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which can be just buy viagra usa Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because buy viagra professional Still another very important benefit of the online pharmacy is the viagra buy cheap Erection dysfunction is triggered as an effect of insufficient blood circulation to the member. The decrease in blood flow buy female viagra A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta ou hipertenso, doenas viagra best buy Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass buy brand viagra The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and buy viagra now For CVS, its not the initial time its located itself in in buy discount viagra We can easily see the various changes in almost any field unique in buy viagra cheap online
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Seri: 28


ANAMNESIS

 

 

 

Sesudah Kisah Institusi, imam selebran utama mengajak umat menyanyikan atau mengucapkan salah satu aklamasi anemnesis, seperti: Agunglah misteri iman kita. Umat menanggapi: Tuhan, Engkau telah wafat. Tuhan, sekarang ‘Kau hidup. Engkau Sang Juru Selamat: Datanglah, ya Yesus Tuhan.
Pada Buku Tata Perayaan Ekaristi (TPE) 2005, terdapat enam pilihan aklamasi anamnesis sebagai aklamasi umat, maka dapat dipilih salah satu pilihan untuk dinyanyikan atau diucapkan bersama oleh seluruh umat dalam perayaan Ekaristi. Namun demikian, perhatian khusus untuk pilihan aklamasi yang satu ini: imam selebran: Marilah menyatakan misteri iman kita. Tanggapan umat: Wafat Kristus kita maklumkan kebangkitan-Nya kita muliakan, kedatangan-Nya kita rindukan. Tanggapan aklamasi menjadi salah besar jika umat menyanyikan atau mengucapkan: Wafat Kristus kita maklumkan kebangkitan-Nya kita muliakan, kedatangan-Nya kita rindukan, Amin. Penambahan kata “amin” ini, secara liturgis salah besar sebab aklamasi “amin” sepantasnya dinyanyikan atau diucapkan pada bagian akhir dari Doa Syukur Agung, yaitu doksologi trinitaris-amin meriah sebagai aklamasi puncak umat secara bersama.
Sama halnya dengan Sanctus, anamnesis adalah bagian di mana Gereja memenuhi amanat yang diterima dari Kristus Tuhan melalui para rasul, “lakukanlah kata-kata dan tindakan-tindakan Kristus pada perjamuan malam terakhir” untuk mengenangkan Kristus, pengenangan secara khusus Sengsara-Nya, Kebangkitan-Nya yang mulia, dan Kenaikan-Nya ke Surga (kembali bersatu secara sempurna dengan Allah Bapa) [PUMR 79].Bersambung ... … … Pst. Tinus Sirken, O.S.C.