Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Seri: 35


SALAM DAMAI

 

 

 

Imam selebran mengucapkan “Damai Tuhan bersamamu” (bdk. Yoh 20:19.21). Umat menjawab Dan bersama rohmu. Jika diakon hadir dalam Perayaan Ekaristi, maka diakonlah yang mengundang umat untuk saling memberi salam-damai. Diakon menghadap ke arah umat dan, dengan tangan terkatup, berkata marilah kita saling memberikan salam-damai. Diakon menerima salam-damai dari imam selebran dan dapat meneruskannya kepada pelayan-pelayan lain yang ada di dekatnya (PUMR 181).

Mengungkapkan salam-damai dengan kata-kata Damai Tuhan, dan dijawab: Amin dan ekpresi tubuh berupa berjabatan tangan, saling memeluk, saling mencium, dan sebagainya sesuai dengan budaya umat setempat dan dianggap pantas untuk ritus ini (PUMR 82). Jika diakon absen dalam Perayaan Ekaristi, maka undangan atau ajakan salam-damai itu langsung dilakukan oleh imam selebran. Kemudian ia dapat memberikan salam-damai kepada para pelayan, tetapi tidak meninggalkan daerah sekitar altar (sanctuary), sehingga jalannya perayaan tidak terganggu. Namun jika karena alasan yang kuat, imam dapat memberikan salam damai kepada beberapa umat saja (PUMR 154).

Meskipun demikian, jika tidak ada undangan dari diakon atau imam selebran maka tidak perlu ada tata gerak saling memberi salam-damai. Esensi dari semua tata gerak salam-damai itu ialah melukiskan suasana persaudaraan yang damai, penuh cinta, saling percaya. Dalam Perjanjian Baru ungkapan Damai Tuhan bersamamu adalah salam dari Kristus yang bangkit. Maka pada saat kita memberi tanda-damai satu sama lain kita bersama-sama dengan Kristus yang bangkit mengulurkan tangan dan membantu orang lain untuk percaya.

 

 
Bersambung ... P. Tinus Sirken, O.S.C.