Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Seri: 36


PEMECAHAN ROTI

 

 

 

Imam selebran memecahkan roti, yang diiringi dengan nyanyian atau ucapan Anak Domba Allah (Agnus Dei) oleh umat beriman. Pemecahan roti dilaksanakan dengan khidmat dan hanya oleh imam selebran dan diakon. Imam selebran mengangkat roti supaya bisa dilihat umat dan memecah-mecahkannya mengikuti tata gerak Yesus dalam Perjamuan Terakhir. Pada zaman para rasul seluruh Perayaan Ekaristi disebut ‘pemecahan roti’ seturut tata gerak Yesus itu. Roti yang dipecahkan sebagai lambang umat beriman yang banyak itu menjadi satu (1 Kor 10:17) sebab mengambil bagian dalam satu roti yang memberi hidup, yakni Yesus Kristus sendiri, yang wafat dan bangkit demi keselamatan dunia (PUMR 83). Terdapat dua makna simbolis dari ritus Pemecahan Roti. Pertama, sebagai lambang kesatuan, antara Gereja dengan Kristus maupun antara anggota Gereja sendiri. Kedua, sebagai lambang sengsara Kristus. Jadi, Anak Domba Allah yang dinyanyikan atau diucapkan oleh umat beriman itu, berfungsi sebagai pengiring tindakan pemecahan roti yang melambangkan kesengsaraan Kristus yang sedang dihadirkan.

 

 
Bersambung ... PENULIS.