Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Seri: 44


GEREJA DIUTUS DALAM DAMAI

 

 

 

Pengutusan umat adalah ritus penutup dari Perayaan Ekaristi. Dengan rumusan Ite, missa est menunjukan bahwa Perayaan Ekaristi berakhir dan setiap umat merasa bebas untuk pergi. Cukup banyak bahasa setempat menterjemahkan rumusan Ite, missa est ini dengan menambahkan rumusan yuridis dengan tema misi, pergilah dalam damai untuk mencintai dan melayani Tuhan. Secara historis dalam Ritus Romawi adalah tanggung-jawab Diakon untuk membubarkan persekutuan umat beriman.
Pada saat Diakon tidak hadir dalam Perayaan Ekaristi, pemimpin tertahbis yakni Imam selebran sendirilah yang dapat memberi pengutusan atau pembubaran kepada umat beriman dan umat beriman menanggapi pengutusan ini dengan aklamasi “Syukur kepada Allah.” Makna liturgis dari seruan pengutusan dan tanggapan ini adalah bahwa kita telah diterima menjadi satu dengan Allah dan dengan sesama yang lain. Oleh sebab itu, setiap orang diperingatkan bahwa dirinya bertanggung jawab untuk hidup sebagai saudara-saudari Yesus setiap hari. Setiap orang diutus untuk membagikan damai Kristus dan cinta Kristus ke manapun ia pergi dan kepada semua orang yang ia jumpai.
Seperti salam, pengutusan dapat diucapkan daripada dinyanyikan. Kecuali pada masa-masa khusus dalam tahun liturgi rumusan pengutusan ini dapat dinyanyikan. Selama masa Paskah, Alleluia dapat ditambahkan pada akhir rumusan pengutusan dan tanggapan persekutuan umat beriman.

 

 
Bersambung ... P. Tinus Sirken, O.S.C..