Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Seri 5

 katekese20171203

 

Awal dari Tahun Liturgi difokuskan kepada kelahiran Kristus pada Hari Natal. Masa Adven menyiapkan Gereja untuk merayakan kelahiran Yesus. Selama Masa Natal Gereja meneruskan permenungan terhadap Misteri kedatangan Allah melalui peristiwa kelahiran Yesus. Sebagai tahapan persiapan Masa Adven memiliki dua karakter pokok: Karakter pertama, sebagai masa pengenangan langsung dalam hati dan budi setiap anggota Gereja untuk menantikan kedatangan Kristus yang kedua pada akhir zaman. Orientasi iman pada karakter penantian kedatangan Kristus pada akhir zaman ini, mulai Hari Minggu pertama Adven sampai 16 Desember. Karakter kedua, sebagai masa persiapan kedatangan Kristus yang pertama melalui peristiwa Natal (dalam kelahiran Yesus). Maka, orientasi iman pada karakter persiapan Natal ini mulai 17 Desember sampai 24 Desember. Jadi, Masa Adven adalah suatu periode atau masa di mana Gereja bertekun dan bergembira dalam pengharapan (General Norms for the Liturgical Year and Calendar, no.39).
Terdapat empat Minggu Adven yang menyiapkan Gereja untuk Perayaan Natal. (1) Masa Adven mulai pada Hari Minggu Pertama Adven: sepanjang Minggu Pertama Adven ini, fokus liturgi Gereja mengisahkan para nabi Perjanjian Lama menyiapkan kedatangan Yesus. Sepanjang Minggu Pertama Adven Gereja tidak hanya bersiap untuk mengingat Yesus yang dilahirkan di Betlehem, tetapi Gereja juga memandang ke depan (zaman eskatologi), zeman di mana Yesus akan datang lagi. (2) Minggu Kedua Adven dan Minggu Ketiga Adven: fokus liturgi Gereja mengenai Yohanes Pembaptis, panggilan dan seruannya untuk menyiapkan jalan bagi Tuhan. Seruan Yohanes Pembaptis dapat memanggil Gereja supaya menyiapkan jalan bagi Tuhan melalui cara hidup Gereja. (3) Delapan hari sebelum Hari Natal, termasuk Hari Minggu Keempat Adven: fokus liturgi Gereja adalah mengenai persiapan untuk kelahiran Yesus. Sepanjang delapan hari ini figur Bunda Maria menjadi pusat kisah Kitab Suci. Injil Lukas 1:26-56 mengisahkan bagaimana Bunda Maria menyiapkan kelahiran Yesus.
Bercermin pada Bunda Maria yang adalah Bunda Gereja, maka setiap Keluarga Katolik atau Komunitas Katolik memiliki cara tersendiri untuk menyiapkan kelahiran Yesus. Misalnya, menyiapkan perayaan Natal dengan membeli hadia-hadia dan makanan, mengatur dekorasi-dekorasi yang berkilauan dan bersemangat. Palungan dan gambar-gambar Yesus dipasang dan dipamerkan untuk publik. Semua persiapa ini dapat menjadi suatu perhatian antara pengharapan dalam penantian.
Sepanjang Masa Adven warna liturgi yang dipakai adalah warna ungu, termasuk kasula imam. Dan di dalam gedung gereja, kapel, komunitas, bahkan keluarga-keluarga, ataupun kantor unit kerja dalam lingkungan Katolik dipasang suatu rangkaian lilin yang berbentuk lingkaran (wreath). Terdapat empat lilin semuanya; tiga berwarna ungu, satu berwarna merah jambu. Setiap Hari Minggu satu lilin dinyalakan pada lingkaran Adven. Pada waktu tiga lilin yang berwarna ungu dan merah jambu dinyalakan kita tahu bahwa Natal sudah dekat.

Bersambung ... P. Tinus Sirken, O.S.C..