Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Seri 10

HISTORI PERAYAAN NATAL

 katekese20171224

 

Norma umum Tahun Liturgi dan Kalender (General Norms for the Liturgical Year and the Calendar), menyebutkan demikian: (32) setelah perayaan Misteri Paskah tahunan, Gereja merayakan perayaan kudus pengenangan akan kelahiran Kristus dan permulaan penampakan , inilah maksud dari Masa Natal; (33) perayaan Masa Natal dimulai dari Ibadat Sore I sampai Hari Minggu sesudah Penampakan, atau setelah 6 Januari; (34) perayaan Ekaristi malam Natal dirayakan pada 24 Desember malam, sebelum atau sesudah Ibadat Sore I.
Norma Tahun Liturgi ini mengajarkan kita bahwa Masa Natal mulai pada 24 Desember (Malam Natal) dengan Misa pertama Natal. Dalam liturgi, hari-hari khusus sepanjang Tahun Liturgi dimulai pada malam sebelumnya; yang seringkali dengan Misa Vigili. Natal adalah pesta yang menakjubkan pada saat kita merayakan kedatangan Yesus ke dalam dunia untuk memperlihatkan kepada kita betapa besarnya Allah mengasihi kita. Sebagai persiapan dalam Gereja, lilin dalam lingkaran Adven dinyalakan. Pada rumah-rumah dan gereja-gereja, gambar atau patung bayi Yesus ditempatkan di dalam palungan. Keluarga-keluarga memberi dan menerima hadiah dan menikmati satu hari bersama, dan dapat membaca kisah kelahiran Yesus dalam Injil Lukas 2:1-20.
Sepanjang Masa Natal warna yang dipakai oleh imam pada Misa adalah putih. Terdapat sejumlah pesta-pesta penting dan hari raya termasuk Keluarga Kudus (Hari Minggu sesudah Natal), Maria, Bunda Allah (1 Januari) dan Penampakan Tuhan (Hari Minggu sesudah 1 Januari atau 6 Januari di sejumlah tempat). Keseluruhan perayaan-perayaan ini memperdalam pengetahuan dan pengertian kita kepada kelahiran Kristus di antara kita.
Penampakan Tuhan (Epiphany) dirayakan dalam Masa Natal. Epiphany adalah pesta di mana kita mengingat ketiga orang bijak atau sarjana yang mengunjungi Yesus. Mereka menempuh perjalanan dari belahan dunia yang jauh yang mana mengingatkan kita bahwa Yesus datang untuk menyelamatkan semua orang, tanpa memperhitungkan dari mana mereka datang. Kita dapat membaca kisah ini dalam Injil Matius 2:1-12. Masa Natal berakhir dangan pesta Pembaptisan Tuhan. Pesta ini dirayakan saat Yesus dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis. Kita dapat membaca tentang kisah ini dalam Injil Matius 3:13-17. Gereja menghubungkan Pembaptisan Tuhan, dengan Penampakan Tuhan bersama dengan kisah pesta Perkawinan di Kana (Yoh 2:1-11). Setiap ceritra-ceritra ini adalah tentang Yesus diperkenalkan kepada dunia.

Bersambung ... P. Tinus Sirken, O.S.C..