Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which can be just buy viagra usa Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because buy viagra professional Still another very important benefit of the online pharmacy is the viagra buy cheap Erection dysfunction is triggered as an effect of insufficient blood circulation to the member. The decrease in blood flow buy female viagra A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta ou hipertenso, doenas viagra best buy Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass buy brand viagra The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and buy viagra now For CVS, its not the initial time its located itself in in buy discount viagra We can easily see the various changes in almost any field unique in buy viagra cheap online
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Seri 20

KAMIS & JUMAT SUCI

 katekese20180401

 

Kamis Suci, disebut juga Kamis Putih di mana dirayakan Ekaristi Perjamuan Terakhir. Hari Kamis Suci ini merupakan hari di mana kita mengenang Perjamuan Terakhir Yesus dengan murid-murid-Nya. Kita mengerti bahwa dalam Perjamuan Terakhir ini Yesus mengajarkan kepada kita dua hal pokok. Pertama, Yesus mengadakan Ekaristi sepanjang perjamuan. Melalui Ekaristi Yesus menghendaki murid-murid-Nya untuk selalu mengenangkan Dia, dan Ia akan memberi Diri-Nya kepada Gereja dalam Komuni Kudus. Kedua, Yesus melakukan tindakan membasuh kaki murid-murid-Nya. Melalui pembasuhan kaki, Yesus mengajarkan kepada murid-murid-Nya bagaimana mereka akan saling mengasihi dan melayani satu sama lain. Kamis malam adalah malam di mana Yudas mengkhianati Yesus di Taman Getsemani. Maka dalam perayaan Kamis Suci peristiwa-peristiwa itulah yang dikenangkan. Selain itu, menyiapkan Hari Jumat Suci, dengan cara altar dikosongkan dari kain-kain pada akhir perayaan. Umat diundang untuk tinggal dan berjaga-jaga dengan Yesus dalam Sakramen Maha Kudus.
Jumat Suci, disebut juga Jumat Agung di mana Gereja merayakan (mengenangkan dan menghadirkan) sengsara dan wafat Yesus di Salib, dimulai pada jam 3 sore. Dalam Injil, Yesus wafat pada jam kesembilan hari itu, yang mana dihitung dari jam 6 pada pagi hari. Jumat Suci merupakan hari di mana kita mengenangkan Yesus wafat di salib. Yesus wafat untuk kita supaya kita dapat mempunyai kepenuhan hidup dan memperoleh hidup kekal dengan-Nya di surga. Maka, dalam liturgi Jumat Suci kita mendengarkan kisah sengsara dan wafat Yesus sebagaimana diceritakan oleh penginjil Yohanes. Dalam Injilnya, Yohanes menyadari bahwa dengan wafat di salib Yesus menang atas kematian. Sebagai tanggapan iman akan sengsara dan wafat Yesus, maka Gereja mengungkapkan cintanya kepada Yesus melalui tindakan penghormatan Salib, yakni penciuman Salib. Adapun doa-doa khusus didoakan untuk Gereja dan dunia di zaman ini.

Bersambung ... P. Tinus Sirken, O.S.C..