Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Seri 14

IMAN GEREJA

 katekese20180708

 

Iman adalah tindakan pribadi, namun orang- orang yang percaya tidak bertindak dalam keterpisahan, melainkan bertindak dalam persekutuan bersama (ecclesial). Iman Gereja memiliki dimensi komunal. Kita menerima kehidupan dari orang lain, begitu juga kita yang percaya menerima iman dari pengalaman hidup para rasul bersama Yesus. Iman para rasul mulai dengan “saya percaya” artinya, tindakan pribadi tiap rasul dalam persekutuan bersama. Iman Nicea mulai dengan “kami percaya” artinya iman Gereja yang diucapkan oleh semua umat beriman dalam perayaan Ekaristi bersama. Iman Gereja bertumbuh dari iman para rasul.
Iman Gereja. Pertanyaan kepada katakumen calon baptis mengawali liturgi baptisan adalah: apa yang anda minta kepada Gereja Allah? Jawaban ialah saya memohon iman yang menawarkan hidup kekal. Keselamatan datang dari Allah sendiri, melalui Gereja kita terima keselamatan Allah.
Kita percaya kepada realitas-realitas yang diungkapkan melalui rumusan iman. Berarti, rumusan iman membantu kita mendekati realitas-realitas untuk menghidupkan iman.
Melalui segala zaman dan budaya, Gereja menyebarkan satu iman, percaya bahwa semua orang memiliki satu Tuhan, satu iman, dan satu baptisan (Efesus 4:4). Dengan menerima iman dari para rasul, Gereja berpegang pada iman ini dengan suara yang bulat. Meskipun bahasa seluruh dunia berbeda, tapi isi tradisi yang satu dan sama sebagai jalan keselamatan yang menampakan seluruh dunia (St. Ireneus). Kita menjaga, memelihara, dan merawat iman Gereja karena sangat berharga, berisi dan harus diperbaharui terus menerus (St. Ireneus).

Bersambung ... P. Tinus Sirken, O.S.C..