Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Bacaan 1:  Yes. 62:1-5  ;Bacaan 2:  1Kor. 12:4-11;Bacaan Injil :.Yoh. 2:1-11.

 

DEMI KEMULIAAN ALLAH

 

Manusia itu kudus, diciptakan secara khusus sesuai citra Allah! Beranakcucu dan bertambah banyak untuk melakukan kehendak Allah dan memuliakanNya! Saat ‘panitia’ perkawinan di Kana kehabisan anggur, walaupun “Saat-Nya belum tiba” Yesus bersedia membuat mujizat-Nya yang pertama. Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya. (Yoh2:11).

Dalam perjalanan hidupnya, manusia cenderung serakah dan egois mencari kesenangan diri, sehingga menjauh dari Allah dan tidak jarang bahkan menolak Penciptanya! Kondisi berdosa ini membuat umat yang ‘diwakili’ oleh bangsa Israel itu menerima hukuman penderitaan dan pembuangan. Namun Yang Maha Rahim tidak pernah kurang pengampunan! Dia menghukum untuk mengajar umatnya kembali ke jalan yang benar; setelah tiba waktunya, Dia mengutus nabi untuk menyatakan kerinduan dan kasihNya, memberi harapan bahwa keadaan umatNya akan dipulihkan.Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh. Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri. (Yes62:1-2).

Allah melimpahkan berkatNya kepada semua orang untuk memuliakan namaNya dengan berbagai talenta yang dikaruniakanNya. Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yangmemberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya. (1Kor12:4-6,11).

Dalam Tahun Kerahiman Allah ini, hendaknya kita semakin menyadari kebaikan dan kemurahanNya; kita selalu diberi kesempatan baru untuk melakukan sesuatu yang benar dalam hidup kita setiap harinya! Marilah kita berusaha kembali pada rancangan Allah semula: melakukan kehendakNya demi kemuliaan namaNya! Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari. Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa danperbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di antara segala suku bangsa. (Mzm96:2-3).