Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Bacaan 1: Ul 26:4-10a; Bacaan 2 : Rom 10:8-13; Injil : Luk 4:1-13

 

GODAAN SI JAHAT

 

Injil hari ini sangat relevan dengan keadaan saat ini, termasuk di negara kita. Banyak pribadi-pribadi yang semula baik, tetapi begitu masuk dalam lingkaran kekuasaan, mulai jatuh dan terjerat berbagai kasus korupsi dan tindakan tidak terpuji. Mengapa hal ini bisa terjadi ?Lukas dalam Injil hari ini menggambarkan kondisi itu. Yesus setelah peristiwa pembaptisan di sungai Yordan dan dipenuhi Roh Kudus, telah dibawa ke padang gurun dan tinggal selama 40 hari lamanya, Ia tidak makan apa-apa. Ketika Ia mulai lapar datang Iblis menggoda Nya. Godaan pertama langsung berhubungan dengan kebutuhan mendasar, yaitu makanan (bdk Luk 4:1-3). Godaan ini bisa diartikan juga sebagai godaan akan “kenikmatan” duniawi dan tidak hanya terbatas pada makan minum, tetapi bisa kenikmatan akan banyak hal. Godaan kedua yaitu mengenai “kekayaan” duniawi (bdk Luk 4:5-7). Banyak kita jumpai orang yang mau menjadi abdi Iblis demi memperoleh kekayaan melimpah, atau melakukan cara-cara melanggar hukum demi memperoleh kekayaan seperti korupsi, merampok dllSedangkan godaan ketiga menawarkan “kekuasaan” yang bahkan dapat memerintahkan para malaikat. Kekuasaan mutlak ada ditangan Tuhan yang Maha Kuasa, tetapi banyak orang yang menyalah-gunakan sedikit kekuasaan yang dimilikinya seolah-olah ia adalah Tuhan.Si jahat akan terus menerus menggoda manusia melalui ketiga godaan : kenikmatan, kekayaan dan kekuasaan melalui berbagai cara yang halus sehingga banyak orang tidak menyadari. Bahkan melalui aktivitas rohani, si jahat tetap akan menjalankan godaannya.Apa yang dapat dilakukan untuk melawan godaan itu ? Melalui Injil hari ini, Yesus mengajarkan pada kita : (1) “Manusia hidup bukan dari roti saja” (Luk 4:4), bahkan Matius menambahkan “... tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah” (Mat 4:4) hendaknya hidup bukan hanya untuk mengejar kenikmatan duniawi saja. (2) ".. Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!" (Luk 4:8), jangan sekali-kali menyembah si iblis dan antek-anteknya yang selalu menawarkan kekayaan dengan cara yang mudah. “Enyahlah, Iblis” (Mat 4:10a). Karena sumber berkat hanyalah Tuhan Yang Mahapemurah. (3) “.. Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!" (Luk 4:12) seringkali kita mencobai Tuhan dengan berbagai permintaan, bahkan mengancam dan marah kepada Nya. Waspadalah iblis selalu menunggu waktu yang baik untuk kembali menggoda kita dalam kelengahan hidup : hanya sibuk mecari kekayaan dan mengabaikan kegiatan olah rohani, sombong dan merasa diri paling hebat, keterikatan pada keduniawian dll.Marilah pada Masa Prapaskah ini, kita berseru kepada Tuhan mohon diselamatkan (bdk Rom 10:13, Ul 26:7) dengan pertobatan sehingga melalui kerahiman Nya kita dimampukan untuk menolak godaan si jahat. Amien