Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by viagra online buy Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because buy viagra professional Erection dysfunction is triggered as an effect of insufficient blood circulation to the member. The decrease buy female viagra For CVS, its not the initial time its located itself in in some trouble buy discount viagra Still another very important benefit of the online pharmacy is the characteristic of providing the common medicines, which will viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the buy viagra now A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta viagra best buy Most individuals who purchase Viagra online do it for the other both or some particular motivation they do not have buy viagra online from canada
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan 1: Kis. 7:55-60 Bacaan 2 : Why. 22:12-14,16-17,20 Bacaan Injil : Yoh. 17:20-26

DOA EKUMENE “Semoga mereka semua menjadi satu”

 

Dewasa ini Umat Kristen di dunia berjumlah sekitar 2 milyar, yang terdiri dari umat katolik ( + 1,3 milyard ), Ortodoks, Anglikan, Lutheran, Calvinis, Presbyterian, Reformasi, Methodis, Pentekost, Karismatik, Baptis, Adven serta ribuan gereja-gereja Protestan lainnya. Gereja-gereja ini, selain mempunyai pimpinan sendiri, juga mempunyai ritus ibadat dan terkadang versi Alkitabnya sendiri. Banyaknya gereja yang mengaku mengimani Kristus tentu saja memprihatinkan. Maka pada tahun 1910 dimulailah Gerakan Ekumene di kota Edinburgh di Inggris untuk menyatukan umat Protestan. Tanggal. 22 Agustus 1948 dibentuklah Dewan Gereja-Gereja Sedunia (DGD). Ekumene berasal dari kata Yunani “Oikoumene” artinya “bumi tempat kita berdiam”. Ekumenisme adalah upaya penyatuan atau kerjasama di antara Umat Kristen. Sejak Konsili Vatikan II Gereja Katolik mulai melibatkan diri dalam gerakan Ekumene. Tanggal. 25 Januari 1959 Paus Yohanes XXIII menyerukan Gerakan Ekumene. Tanggal. 25 Mei 1995 Paus Yohanes Paulus II mengeluarkan Ensiklik tentang Ekumene yang berjudul “Ut unum sint” (semoga mereka bersatu). Sejak saat itu telah dilakukan berbagai inisiatip dan pertemuan utk menyatukan umat Kristen. Bahkan Gereja Katolik menetapkan tanggal. 18 - 25 Januari sebagai Pekan Doa Sedunia untuk mendoakan persatuan umat Kristen.

 

Setelah Yesus menyampaikan wejangan yang cukup panjang kepada para muridnya (bab 14 s/d 16), Yesus menutup pertemuannya dengan “DOA” (bab 17 - 26 ayat). Ada yang menyebut doa ini sebagai “Doa Tuhan Yesus sebagai Imam Besar”, ada yang menyebutnya sebagai “Doa Penyerahan” atau “Doa Kemenangan”. Doa ini terbagi 4 bagian : 1) Doa bagi perutusan Yesus sendiri (ayat 1-5); 2) Doa bagi murid-muridNya (ayat 6-19); 3) Doa bagi orang yang akan percaya kepada-Nya (ayat 20 - 23); 4) Penutup (ayat 24-26). Injil hari ini berisikan “doa bagi yang akan percaya” dan “doa penutup”. Walaupun Yesus tahu bahwa Dia akan ditangkap, disiksa dan wafat, namun Dia sangat yakin bahwa tugas perutusanNya tidak berakhir. Penderitaan dan penyaliban dilihat Yesus sebagai momen pemuliaan, oleh karenanya Dia tidak pernah gentar. Pada bagian akhir doaNya, Yesus berdoa bagi orang yang akan percaya kepada pewartaan para murid. Jadi, ini adalah doa bagi kita semua.

 

Selain percaya kepada kuasa Allah, Yesus juga percaya akan keterlibatan manusia, yakni para muridNya. Inti doa Yesus bagi semua yg akan percaya kepadaNya adalah “UT OMNES UNUM SINT - agar mereka semua menjadi satu”. Yesus tahu bahwa orang yang percaya kepada ajaranNya akan terdiri dari orang-orang yang berasal dari berbagai suku bangsa, bahasa, budaya, dll (bdk. KisRas 2:1-13). Karena “perbedaan ini bisa menimbulkan perpecahan”, maka ujud doa Yesus adalah “semoga mereka semua menjadi SATU” dan diulangNya sebanyak 3 kali (ayat 21, 22, 23). Namun kesatuan yang diinginkan Yesus di sini, bukan kesatuan organisasi atau administrasi, melainkan kesatuan “Roh”, seperti yang terjadi antara Yesus dan BapaNya! Dan Roh yg menyatukan Yesus dan BapaNya adalah Roh Kasih karena Allah adalah Kasih (bdk. 1 Yoh 4:16).

 

Apa yang dapat kita pelajari dari bacaan injil hari ini ? 1) Hidup doa. Yesus mengajar kita untuk selalu berdoa ! Setelah seharian mengajar, Yesus selalu meluangkan waktu untuk berdoa (bdk. Lk 5:16 “Ia mengundurkan diri ke tempat yang sunyi untuk berdoa”). Ketika Dia akan mengakhiri tugas perutusanNya, Yesus berdoa (lht Yoh 17:1-26). Sebelum ditangkappun Yesus berdoa di Taman Getsemani (Lk 22:40). 2) Semangat persatuan. Yesus mengajar kita untuk selalu mengusahakan persatuan. Seperti pepatah “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”, demikianlah kekuatan yang kita peroleh dari persatuan. Sebuah lagu menjadi indah, bukan karena satu nada, melainkan gabungan nada-nada berbeda, yang dirangkai menjadi alunan musik yang indah. 3) Kesatuan Roh. Kesatuan yang diinginkan Yesus, bukan kesatuan fisik, organisasi atau administrasi, melainkan kesatuan Roh. Dan model kesatuan yang sempurna adalah kesatuan antara Yesus dan BapaNya. Semoga semangat kesatuan ini menjiwai hidup kita, hidup keluarga kita, hidup masyarakat dan bangsa kita.