Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Bacaan 1: Za. 12:10-11; 13:1 Bacaan 2 : Gal. 3:26-29 Bacaan Injil : Luk. 9:18-24.


“MATA UANG DUA SISI”


Dalam Injil hari ini Yesus bertanya dua kali: “Siapakah Aku ini?”. Pertama Yesus bertanya: “Kata orang banyak, siapakah Aku ini?”, untuk memperjelas, bacalah Injil Lukas bab 9, di ayat 1-9 diceritakan Yesus memberi kuasa dan mengutus para murid untuk mengusir setan dan menyembuhkan orang sakit dan karena begitu heboh akibatnya banyak orang berkata Elia telah kembali atau Yohanes Pembaptis bangkit.
Bahkan di ayat 10-17 sebelum Yesus memberikan pertanyaan diatas, Ia masih sempat memberi makan lima ribu orang pula. Sehingga bisa dikatakan pada saat itu kekaguman orang banyak dan para murid kepada Yesus sedang sangat tinggi-tingginya, sehingga wajarlah pada waktu Yesus bertanya kedua kalinya: “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” Petrus pun menjawab: “Mesias dari Allah.”. Jawaban ini sebenarnya
tepat sekali, akan tetapi yang mengherankan adalah: “Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa pun.” Mengapa begitu?


Sama seperti para murid yang walaupun hidup bersama Yesus, kitapun masih suka bingung siapakah sebenarnya Yesus. Karena Yesus dalam perjalanan hidup-Nya tampil seperti sebuah mata uang koin dua sisi. Di satu sisi Ia tampil dengan penuh kuat kuasa Ilahi dengan sederet muzizat dan kemuliaan, tetapi di sisi lain Ia tampil lemah seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian. Di satu sisi kita memuji dan mengharapkan berkat-Nya untuk menolong hidup kita, di sisi lain Ia terkadang terasa jauh dari doa-doa kita. Tetapi justru itulah jati diri Yesus, itulah sebabnya Ia
melarang para murid untuk menyiarkan hal itu, karena para murid masih hanyut dalam euphoria kehebatan Yesus sehingga memandang Dia dengan tidak lengkap.

 

Itulah sebabnya kemudian Yesus berkata: “Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak … dibunuh — dan setiap orang yang mau mengikut Aku, harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku”. Itulah sebabnya bacaan pertama berkata: “mereka akan memandang dan meratapi dia yang telah mereka tikam” sedangkan bacaan kedua berkata: “kamu adalah milik Kristus, …dan berhak menerima janji Allah.” Sudahkah kita mengenal siapa sesungguhnya Yesus Juru Selamat kita?