Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by viagra online buy Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because buy viagra professional Erection dysfunction is triggered as an effect of insufficient blood circulation to the member. The decrease buy female viagra For CVS, its not the initial time its located itself in in some trouble buy discount viagra Still another very important benefit of the online pharmacy is the characteristic of providing the common medicines, which will viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the buy viagra now A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta viagra best buy Most individuals who purchase Viagra online do it for the other both or some particular motivation they do not have buy viagra online from canada
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan 1: Ul. 30:10-14 Bacaan 2 : Kol. 1:15-20 Bacaan Injil : Luk. 10:25-37.

“KOMITMEN MURID YESUS”

 

Perintah Allah sudah jelas, namun sebagai muridNya kita sering ‘lupa’ atau mencari alasan untuk menghindari tugas itu. Allah akan melimpahkan berkatNya apabila engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dengan berpegang pada perintah dan ketetapan-Nya, yang tertulis dalam kitab Taurat ini dan apabila engkau berbalik kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.” “Sebab perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, tidaklah terlalu sukar bagimu dan tidak pula terlalu jauh. Tidak di langit tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan naik ke langit untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya? Juga tidak di seberang laut tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan menyeberang ke seberang laut untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya? Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan. (Ul 30:10-14).
Sebetulnya semua murid Yesus tahu bahwa ‘ringkasan’ hukum Allah adalah: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Luk10:27). Namun seperti Ahli Taurat itu, kita juga sering membenarkan diri dengan bertanya: ”Siapakah sesamaku manusia?”
Bagaimana kita menyikapi perumpamaan Orang Samaria yang Baik Hati itu? Kita pasti memilih (ingin) menjadi seperti orang Samaria! Namun, tekad itu perlu dipupuk dan dipelihara agar menjadi komitmen sebagai murid Kristus. Banyak hambatan dan kesulitan yang menghadang: buat apa cari repot-lah, keluarga sendiri masih banyak kebutuhan-lah, enggan dianggap sok pahlawan-lah, orang lain yang lebih mampu masih banyak-lah, dsb.

Sebagai murid Kristus yang mengharap kehidupan kekal, kita harus melakukan perintahNya! Segala kesulitan pasti bisa diselesaikan olehNya! Bukankah Dia sendiri bersabda: “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu”. (Mat11:28). Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus. (Kol1:19-20).
Semoga kita berani membuat komitmen itu….