Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan 1: Keb.11:22-12:2 Bacaan 2: 2Tes.1:11-2:2 Bacaan Injil : Luk.19:1-10

PERTOBATAN ZAKHEUS

 

Bacaan Injil Lukas di akhir pekan bulan Oktober ini menyajikan 'Pertobatan Zakheus' (Luk.19:1-10). Tak ada kesalahan yang tidak diampuni Tuhan. Perjumpaan Zakheus dengan Yesus telah mengubah seluruh kehidupan kepala pemungut cukai itu.
 

Jamahan kasih Allah yang sempurna kepada Zakheus membawanya kepada pertobatan dan keselamatan. Zakheus atau Zakkhaios (Yun) atau Zaki (Ibr) berarti 'yang murni dan saleh'. Namanya umum dipakai di masyarakat Yahudi kala itu. Zakheus dikenal sangat kaya dan hartanya banyak, tapi dibenci banyak orang terutama sesama Yahudi. Pekerjaannya sebagai pemungut cukai bagi pemerintah Romawi membuatnya dicap sebagai pendosa dan pengkhianat. Keinginan dan usahanya untuk melihat Yesus serta kesadaran pribadi untuk menerima Dia dalam rumahnya (dan janji 'membayar' segala kesalahannya di masa lalu di hadapan Yesus) menjadi inspirasi pertobatan banyak orang hingga hari ini.
 

[Luk.19:6] Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. [8] Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat."Yesus sendirilah yang telah datang menyapa dan menyelamatkan Zakheus dari dosa. [Luk.19:5] Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu." [9-10] Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."


Apa pesan yang ingin disampaikan Injil Lukas dalam kisah pertobatan Zakheus ini? Tak ada dosa yang tidak diampuni Allah jika manusia mau bertobat, menerima kembali kehadiran Allah dalam hati dan kehidupannya. Seperti ungkapan syukur dalam Mazmur 145:2 "Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya."Sudahkah kita bertobat, selalu bersyukur, dan menerima kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari?