Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

 

Misa malam : Bacaan I : Yes 9:1-6 Bacaan II : Tit 2:11-14 Injil : Luk 2:1-14
Misa fajar : Bacaan I : Yes 62:11-12 Bacaan II : Tit 3:4-7 Injil : Luk 2:15-20
Misa Siang : Bacaan I : Yes 52:7-10 Bacaan II : Ibr. 1:1-6 Injil : Yoh. 1:1-18

Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat,

yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Luk 2:11

 

Judul diatas adalah tema Natal Keuskupan Agung Jakarta tahun ini, sebuah tema yang mengajak kita untuk bersukacita. Natal memang selalu membawa berbagai` kegembiraan, mulai dari suasana dan musiknya yang gembira, pohon-pohon natal yang indah, dipenuhi hiasan dan lampu kerlap-kerlip, belum lagi hadiah natal, dan makanan-makanan enak. Rasanya semua orang bisa ketularan merasa bahagia pada saat-saat seperti ini. Mencoba melihat apa yang terjadi pada waktu Yesus lahir 2000 tahun yang lalu, Yusuf dan Maria tentu berbahagia saat itu, para gembala yang mendapat kabar dari para malaikat tentunya juga bahagia, kemudian para gembala juga memberitakan kepada semua orang, sehingga mungkin orang seluruh Betlehem menjadi berbahagia. Tetapi adakah dari antara mereka yang tidak bahagia? Siapakah yang kira-kira tidak bahagia pada saat itu? “Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.” Luk 2:6-7 Bayi Yesus yang lembut dibaringkan di palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan! Kiranya orang yang tidak berbahagia saat itu adalah mereka yang menolak dan menutup pintu bagi Yusuf dan Maria, pasangan miskin yang membawa Tuhan di dalam diri mereka. Bagi kita, yang kadang merasakan kebahagiaan natal hanyalah kebahagiaan sesaat saja, kebahagian semu yang akan hilang beberapa hari kemudian, jangan-jangan kita termasuk orang-orang yang sering menutup pintu saat Tuhan mengetuk pintu hati kita untuk berbelas kasih kepada saudara-saudara yang lemah dan menderita. Karena Yesus berkata: “Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan” Mat 9:13. Semoga natal ini membuat kita lebih membuka pintu hati dan berbelas kasih, karena betapapun banyaknya doa didaraskan, kita tetap tidak akan mengenal dan bertemu dengan Allah, “Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan” 2Kor 1:3, bila kita belum membuka pintu hati dan berbelas kasih.