Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I: Yeh.37:12-14 Bacaan II:Rm.8:8-11;Yoh.11:1-45 Injil:Yoh.11:3-7,17.20-27,33b-45

YESUS JANJIKAN KEHIDUPAN ABADI

 

Kita memasuki akhir masa Pra-Paskah. Sabda Tuhan dalam bacaan Injil Yoh 11:1-45 (yang berkisah tentang Yesus membangkitkan Lazarus dari kematiannya) mengajak kita untuk merenungkan janji Yesus akan kehidupan kekal bagi kita yang beriman kepada-Nya. Dalam peristiwa pembangkitan Lazarus ini ada sabda Yesus yang amat penting bagi kita:“Akulah kebangkitan dan hidup, barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.” [Yoh 11:25-26].

Manusia memang tak bisa terlepas dari kematian. Tapi hidup kita akan tetap terus berlangsung meski telah mengalami kematian badan dan itulah yang kita yakini sebagai kebangkitan. Kebangkitan yang terjadi melalui perantaraan Yesus Kristus. Allah lewat Putera-Nya yang terkasih memiliki kuasa mengubah ciptaan dan membangkitkan orang mati agar memperoleh kehidupan kekal.Peristiwa Yesus membangkitkan Lazarus dari kematiannya menjadi pintu masuk bagi Sang Putera untuk menunjukkan eksistensi kekuasaan Allah.

Kehidupan kekal berarti kehidupan Allah sendiri. Maka semua orang yang percaya kepada Kristus sejatinya telah mengalahkan kematian dan mendapatkan kebangkitan. Kebangkitan Kristus merupakan kemenangan atas maut. Dalam kehidupan sehari-hari, makna rohani peristiwa Yesus membangkitkan Lazarus adalah berani mengubah diri dan kemudian benar-benar meninggalkan cara hidup lama penuh dosa. Kemudian menjalani hidup dengan cara baru membuka diri meneladani Kristus. Terkait masa pantang dan puasa kali ini, pertanyaan reflektif yang bisa kita renungkan adalah: Apakah kita dalam menjalani hidup sehari-hari, pikiran, hati, ucapan, dan tindakan kita dilandasi dengan cinta kasih yang tulus untuk mewujudkan kehidupan berkeadilan serta beradab dan bermartabat?

Semoga peristiwa Yesus membangkitkan Lazarus dari kematian mampu membangkitkan kekuatan kerohanian kita dalam menjalani kehidupan baru yakni berlaku lebih adil dan beradab. (VH)