Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I: Kis.2:42-47 Bacaan II:1Ptr.1:3-9 Bacaan Injil :Yoh.20:19-31

Kita Diutus Jadi Saksi Kerahiman Kristus

 

Kita memasuki Minggu Paskah II. Bapa Gereja Santo Agustinus menyebutnya sebagai 'Hari-Hari Belas kasihan dan Pengampunan' atau 'Hari-Hari Penuh Pengampunan'.
Belas kasihan dan pengampunan Tuhan itu nyata dalam penebusan Kristus. Penebusan Kristus itu bukan dengan barang fana, atau emas dan perak tapi dengan darah-Nya yang mahal [1Ptr 1:18-19].
Sabda Tuhan dalam bacaan Injil Yoh.20:19-31 di antaranya mengisahkan tentang Tomas yang juga disebut Didimus sebagai murid Yesus yang tak mudah percaya dengan kabar tentang kebangkitan Kristus. Bahkan kesaksian teman-temannya sendiri pun tak dipercaya. Barulah setelah Yesus sendiri yang memperlihatkan kerahiman-Nya dengan menunjukkan bekas luka di telapak tangan dan lambung, Tomas menjadi percaya.
[Yoh.20:27] Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkanlah ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah."
Lambung Yesus yang tertikam dengan darah dan air mengalir secara cuma-cuma bagi manusia itu menjadi sumber belaskasihan Allah. Tomas merasakan sendiri belaskasih-Nya dan dengan penuh keyakinan ia berucap, "Ya Tuhanku dan Allahku!" [Yoh.20:28].
Tuhan menginginkan kabar kebangkitan dan belaskasihan-Nya tak hanya bisa dikenyam oleh para murid dan Gereja-Nya saja namun juga mereka yang tak mengenal dan melihat Dia.
[Yoh.20:29] Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."
Jadi tugas kitalah sebagai murid Yesus untuk menjadi saksi dan mengabarkan belas kasih Ilahi bagi dunia dan semua orang.