Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by viagra online buy Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because buy viagra professional Erection dysfunction is triggered as an effect of insufficient blood circulation to the member. The decrease buy female viagra For CVS, its not the initial time its located itself in in some trouble buy discount viagra Still another very important benefit of the online pharmacy is the characteristic of providing the common medicines, which will viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the buy viagra now A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta viagra best buy Most individuals who purchase Viagra online do it for the other both or some particular motivation they do not have buy viagra online from canada
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I : Yes 56 :1,6-7; Bacaan II :Rm 11:13-15; Injil : Mat 15: 21-28

Keselamatan bagi semua !

 

Injil hari ini menarik untuk disimak, setelah perdebatan Yesus dengan orang Farisi dan ahli Taurat mengenai adat istiadat nenek moyang Israel (Mat 15:1-20), Yesus menyingkir ke pesisir daerah Tirus dan Sidon, jauh disebelah utara Genesaret, bukan daerah orang Yahudi. Datanglah seorang perempuan Kanaan dan berseru: “Kasihilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita”.
Yesus tidak menanggapinya sampai para murid datang dan meminta Yesus untuk menyuruh orang itu pergi. Jawab Yesus : ”Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel” (Mat 15:24) - jelas bahwa perempuan Kanaan itu bukanlah termasuk kalangan umat Israel. Tetapi perempuan itu yakin Yesus adalah Tuhan dan pasti bisa menolong anaknya, lalu dia mendekat dan menyembah Nya : “Tuhan, tolonglah aku”. Jawaban Yesus diluar dugaan dan menguji keteguhan imannya “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing” – seolah Yesus ingin menegaskan bahwa rahmat kesembuhan hanya untuk bangsa Israel bukan bangsa lain yang dianggap lebih rendah.
Keteguhan iman perempuan itu membuat dia tidak merasa terhina, “Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.” – hanya sisa-sisa berkat bagi umat Israel sudah cukup baginya untuk memperoleh keselamatan. Maka Yesus menjawab dan berkata “Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki.” Dan seketika itu juga anaknya sembuh. Melalui Injil hari ini, Yesus menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya untuk bangsa Israel saja, tetapi berlaku bagi semua orang yang percaya akan ke-Allahan-Nya dan mempunyai iman yang teguh akan kuasa-Nya. Apakah kita juga punya iman seperti perempuan Kanaan itu, percaya penuh, punya iman yang kuat dan tidak mudah menyerah memohon pertolongan-Nya ? Semoga. (IS)