Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I : Yes 55:6-9; Bacaan II : Flp 1:20c-24,27a; Injil : Mat 20:1-16a

KEADILAN ALLAH

 

Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati. Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. (Yes55:8-9). O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya! (Rm11:33).Manusia mencari kebahagiaan dan keselamatan diri sendiri, sedangkan Allah yang murah hati terus mencari dombanya yang tersesat karena menghendaki keselamatan seluruh umatNya. Dia yang Maha Rahim selalu memberi kesempatan untuk bertobat. Kemurahan hati Allah ini sering disalahpahami oleh sebagian orang yang merasa diri telah berjasa atau lebih baik dari sesamanya.
Dalam perumpamaan upah sedinar sehari, pekerja yang bekerja sejak pagi memprotes sang empunya kebun, katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari. Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari? Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu. Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati? Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir." (Mat20:12-16). Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan. Bagi orang percaya, hidup atau mati di dunia fana ini bukanlah masalah yang ‘crucial’ lagi Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah…(1Flp1:21-22)…(YH)