Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by viagra online buy Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because buy viagra professional Erection dysfunction is triggered as an effect of insufficient blood circulation to the member. The decrease buy female viagra For CVS, its not the initial time its located itself in in some trouble buy discount viagra Still another very important benefit of the online pharmacy is the characteristic of providing the common medicines, which will viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the buy viagra now A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta viagra best buy Most individuals who purchase Viagra online do it for the other both or some particular motivation they do not have buy viagra online from canada
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I: Yes. 25:6-10a. Bacaan II: Flp. 4:12-14,19-20. Injil: Mat. 22: 1-14, 1-10.

PAKAIAN PESTA

 

Dalam bacaan injil hari ini, Yesus mengumpamakan perjamuan surgawi dengan perjamuan nikah seorang putera raja. Raja telah menyebarkan undangan tetapi semua yang diundang tidak datang dengan berbagai macam alasan.
Akhirnya raja mengundang semua orang yang dijumpai di sepanjang jalan untuk mengikuti perjamuan puteranya, tetapi tetap pakaian pesta adalah prasyarat masuk ke dalam perjamuan itu. Apa arti dibalik perumpamaan ini?
Tuhan telah mengirim banyak utusan-Nya untuk memanggil kembali bangsa Israel yang tersesat dan semakin jauh dari pada-Nya, tetapi utusan-utusan itu tidak didengarkan oleh orang Israel. Akhirnya Tuhan mengutus putra-Nya sendiri Yesus Kristus, sebagai jalan, kebenaran dan hidup menuju perjamuan surgawi. Ada yang masih terus melawan hingga ikut menyalibkan Yesus, tetapi ada banyak orang yang menemukan jalan masuk ke dalam perjamuan surga, baik orang Yahudi maupun bukan Yahudi.
Orang pilihan yang masuk perjamuan surga adalah mereka yang mendengarkan perkataan Yesus dan mengikuti teladan hidup-Nya, yang melakukan perbuatan cinta kasih, berlaku adil, jujur dan benar, rendah hati, menerima orang berdosa dan yang terkucilkan dalam masyarakat, memperhatikan yang miskin. Itulah pakaian dan perlengkapan rohani orang katolik.
Kita tentu tidak ingin supaya di saat akhir hidup kita, Tuhan mengulangi pertanyaan ini kepada kita: ”Bagaimana engkau masuk kemari dengan tidak mengenakan pakaian pesta?” (Mat. 22:12). Lalu kita pun diikat dan dibuang ke dalam kegelapan yang paling gelap. Kita tidak mau supaya kemudian kita ditolak untuk masuk ke dalam perjamuan surga. Sebaliknya kita mau supaya kita diterima sebagai undangan terhormat dalam perjamuan pesta akhir hayat kita.
Maka marilah kita bertanya diri: Apakah saya sudah mengenakan Kristus dalam hidup saya? Apakah saya sudah mengenakan pakaian kebenaran dan keadilan? Apakah saya sudah bersepatukan kejujuran dan kerendahan hati? Apakah saya sudah mengenakan cincin cinta kasih Kristus, berlaku adil, jujur dan benar, dan rendah hati? Mari kita renungkan. (LN).