Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I: Keb. 6:13-17. Bacaan II: 1Tes. 4:13-18,13-14. Injil: Mat. 25:1-13.

Yesus Ingatkan Kita Tentang Akhir Jaman

 

Kisah dalam Injil (Mat 25:1-13) tentang lima gadis bijaksana dan lima gadis bodoh sangat populer di kalangan umat. Perumpamaan ini disampaikan Yesus dalam khotbah tentang akhir jaman. Isi khotbah ini menekankan bahwa semua orang beriman harus selalu memperhatikan kondisi rohani pribadi masing-masing. Mereka harus bertekun dalam iman agar ketika Kristus tiba pada hari kedatangan-Nya yang kedua nanti, segala sesuatunya sudah siap. Kealpaan dalam memelihara hubungan pribadi dengan Tuhan berarti akan menjauhkan diri dari undangan pesta kerajaan-Nya. Ada beberapa hal dalam perumpamaan ini yang menarik untuk disimak.
Pertama. Tentang gadis-gadis bijaksana dan gadis-gadis bodoh. Gadis bijaksana merupakan gambaran tentang pribadi yang selalu mempersiapkan kematangan diri menyambut kedatangan Tuhan. Sementara gadis bodoh melukiskan pribadi yang tak memperhitungkan bahwa kedatangan Tuhan akan terjadi pada saat yang tidak terduga sama sekali. [Mat 25: 13] "Karena itu, berjaga-jagalah sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."
Kedua. Perumpamaan ini juga menggambarkan bahwa kedatangan Kristus nanti tidak menunggu kesiapan umat dan bahkan tanpa ada tanda-tanda khusus. [Mat 25:8-11]
Ketiga. Dalam perumpamaan ini Yesus memberikan penekanan soal pentingnya kesetiaan dan kesiapsiagaan hingga saat kembali-Nya nanti. Kesetiaan ini terkait dengan masalah ketekunan dalam iman. Sementara kesiapsiagaan berhubungan dengan kesiapan rohani dari setiap masingmasing pribadi. Kesiapsiagaan itu disimbolkan dalam wujud minyak untuk lentera.
Minyak dalam kisah perumpamaan ini melambangkan iman sejati, kebenaran, dan kehadiran Roh Kudus yang terus menerus.
Ingar bingar kehidupan yang begitu gemerlap kerap membuat kita lupa diri dan jauh dari harapan Yesus. Apakah kita akan menjadi ‘gadis bijaksana’ atau kita akan menjadi ‘gadis bodoh’, pilihan ada pada pribadi masing-masing. Tapi ingat, kedatangan Tuhan akan terjadi di saat yang tidak pernah bisa diduga. (VH)