Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I: Kej. 9:8-15; Bacaan II :1Ptr. 3:18-22; Bacaan Injil Mrk. 1:12-15.

METANOIA HARI MINGGU PRAPASKAH I

Kotbah pertama Yesus hanya terdiri 1 ayat (Mrk 1:15), namun sangat bermakna. Di dalamnya terkandung 4 hal pokok : 1) Waktunya telah genap; 2) Kerajaan Allah sudah dekat; 3) Bertobatlah; 4) Percayalah kepada Injil. Kata kuncinya adalah BERTOBATLAH ! Kitab Suci menggunakan kata “metanoia” untuk pertobatan. Metanoia (bahasa Yunani) artinya “berubah pikiran”. Dan inilah hakekat pertobatan yang sesungguhnya, yaitu perubahan cara berpikir. Dan perubahan cara berpikir akan mempengaruhi sikap dan tindakan kita. Pertobatan terdiri dari 5 langkah penting. LANGKAH 1 : Mengetahui mana yang benar dan mana yang salah. Banyak orang sulit membedakan mana yang “baik”, mana yang “buruk”; mana “dosa”, mana “bukan”. Mendengar SUARA HATI dapat membantu kita untuk membedakannya. LANGKAH 2 : Mengakui kedosaan kita. Langkah ini penting menuju pertobatan. “Terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa ...” pengakuan Raja Daud (Mzm 51:6). LANGKAH 3 : Menyesali dosa-dosa itu. “Bapa, aku telah berdosa terhadap surga dan terhadap Bapa .." (Luk 15:21). LANGKAH 4 : Memohon pengampunan. "Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini" (Luk 18:13). LANGKAH 5 : Mengubah cara hidup atau "berbalik dari tingkah laku yang jahat .." (Yun. 3:10). Ini merupakan langkah terpenting dalam pertobatan. "Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmatMu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi" (Doa Tobat). Untuk itu dalam masa Prapaskah ini Gereja menganjurkan kita untuk "meluangkan waktu untuk berdoa, menjalankan ibadat dan karya amal kasih, menyangkal diri sendiri dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban kita secara lebih setia dan terutama dengan berpuasa dan berpantang" (KHK k.1249) serta membangun semangat "Kita Bhinneka, kita Indonesia".