Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Bacaan I: 2Taw. 36:14-16,19-23;Bacaan II : Ef. 2:4-10; Bacaan Injil Yoh. 3:14-21.

Menerima kasih Allah

 

Dosa membawa manusia dalam hukuman Allah. Hukuman itu bukan terjadi kelak setelah mati, tetapi sudah dialami sejak sekarang, yaitu hidup dalam belenggu dosa dan lebih mencintai hidup dalam kegelapan daripada terang. (bdk Yoh 3:18-20).

Allah sangat mengasihi manusia dan tidak ingin manusia hidup dalam dosa, Ia ingin manusia tidak binasa dalam dosa dan berada dalam hukuman. Allah ingin manusia memperoleh kehidupan yang kekal, karena itulah Ia karuniakan Anak-Nya yang tunggal datang ke dunia, bukan untuk menghakimi, tetapi untuk menyelamatkan manusia dari dosa (bdk Yoh 3:16).

Hanya Tuhan Yesus saja yang dapat menyelamatkan manusia dari dosa dan hukuman kekal, karena Ia datang dari surga. Manusia hanya dapat mengalami keselamatan bila mau menerima cara penyelamatan yang Allah berikan, yaitu melalui Yesus Kristus dan Allah memberikan Roh Nya untuk memperbaharui hati manusia agar beriman kepada Yesus dan menerima salib Kristus sebagai jalan keselamatan dari Dia. Bagi orang Yahudi, salib merupakan lambang kehinaan, tetapi bagi Allah justru salib dipakai untuk meninggikan Yesus Kristus dan menyelamatkan manusia.

Seperti halnya ular tembaga yang didirikan Musa menjadi jalan kesembuhan bagi mereka yang dipagut ular demikian pula salib Yesus adalah jalan keselamatan bagi kita yang telah dipagut dosa mematikan. Siapa yang percaya kepada karya salib Kristus akan mendapatkan kesembuhan rohani dan dilahirkan baru oleh Roh Kudus Nya. Sekalipun manusia telah mati oleh dosa dan kesalahannya, tetapi oleh kasih karunia Allah, kita diselamatkan oleh iman dan bersama Kristus dibangkitkan dan diberi tempat bersama Dia di surga.

Semua itu bukan hasil usaha manusia, tetapi karena pemberian Allah (bdk Ef 2:5-8). Sudahkah kita mengalami pembaharuan dari Roh Kudus dengan percaya kepada salib Kristus yang menyelamatkan ? Terimalah kasih Allah melalui Yesus Kristus, karena Ia tidak ingin kita tetap tinggal dalam kegelapan dosa. Amien. (IS)