Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017


 

 

Tahun 2010 yang lalu tema Pesta Natal bersama empat lingkungan; St. Bernadette, St. Paulinus, St. Ignatius, dan St. Juventius, adalah “Keluarga Kudus Membawa Kasih Dalam Keluarga”, mengingatkan betapa teladan keluarga kudus merupakan panduan keluarga dalam menciptakan kasih di dalam keluarga. Keluarga-keluarga dari empat lingkungan yang anak-anaknya tergabung dalam Bina Iman Anak Bernadette itu mengusahakan waktu untuk berkumpul bersama, merayakan Natal bersama keluarga-keluarga di dalam lingkungan-lingkungan terdekat.


Tahun ini kita memasuki persiapan Natal dengan tema Adven 2011 “Ekaristi Sumber Berkat Dalam Keluarga”. Kalau mengingat Sakramen Ekaristi maka mau tidak mau kita akan mengingat rangkaian peristiwa selama Minggu Suci, terutama peristiwa di Malam Kamis Putih di mana Yesus memecah-mecahkan roti dan membagikannya, serta membagikan anggur sebagai perlambang pengorbananNya yang akan terjadi pada hari Jumat Agung. Sakramen ini juga mengingatkan kita akan kebangkitanNya ke surga. Tetapi tidak akan ada pengorbanan dan kebangkitan jikalau Yesus tidak dilahirkan sebagai Anak Manusia.


Natal artinya kelahiran. Kelahiran Anak Manusia yang akan mengubah kehidupan manusia. Manusia yang berdosa akan ditebus dengan sengsara Anak Manusia dan kembali mendapat tempat di rumah Bapa. Natal bisa menjadi kelahiran kembali anak-anak manusia yang mau bertobat dan kembali kepadaNya, karena itu Yohanes Pembaptis datang mempersiapkan jalan bagiNya.


Setiap Natal pasti kita tidak akan melupakan Keluarga Kudus yang menjaga dan membesarkan Yesus sejak masih bayi yang dibungkus kain lampin sampai tiba waktuNya untuk keluar dan melaksanakan kehendak BapaNya. Gambaran Anak Manusia yang berada di palungan didampingi Bunda Maria dan Santo Yosef, serta dikelilingi para gembala dan tiga raja dari Timur merupakan gambaran yang biasa kita temukan di gua-gua Natal di gereja ataupun di rumah-rumah. Keakraban dan kehangatan dalam gua bersama keluarga dan teman-teman terdekat di tengah dinginnya malam di Bethlehem semoga ikut masuk ke dalam keluarga kita, ke dalam lingkungan dan GerejaNya. Gereja adalah keluarga besar Yesus, semoga Natal senantiasa mengingatkan kita akan keluarga yang merindukan kasih dan kehangatan bersama.


Penulis: Retty N Hakim (warga lingk. St. Juventius – Wilayah IV)
Kredit foto: Lunardi Rais (warga lingk. St. Juventius – Wilayah IV)