Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Jumat, 28 Februari 2014

Yakobus 5:9-12

Mazmur 103:1-2, 3-4, 8-9, 11-12

Markus 10:1-12

 

“Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.”

(Yakobus 5:11)

 

SEKELOMPOKkatak sedang berlomba naik ke atas pohon yang di atasnya sudah tergantung banyak hadiah. Singkat ceritanya, banyak katak yang mencoba melompat ke atas pohon itu dan mereka semua gagal. Suatu hari ada seekor katak tuli yang mencoba untuk melompat ke atas pohon itu. Saat ia mulai melompat dan berpegang erat ke pohon, ia jatuh dan berulang kali terpeleset. Katak–katak lain mengejeknya dan berkata itu adalah perbuatan sia–sia. Tapi karena katak itu tuli, ia tidak dapat mendengar kata-kata yang diucapkan teman–temannya. Ia terus bangkit dan mencoba terus sampai akhirnya dia berhasil naik ke puncak pohon dan mendapatkan hadiah itu.

 

Semua orang bisa punya pendidikan, kepintaran, keberuntungan yang kurang lebih sama tapi yang membedakan adalah ‘Ketekunan’. Banyak orang pintar tapi tidak tekun melewati masa-masa sulitnya dan lebih mendengarkan suara–suara negatif yang menjatuhkan. Akhirnya mereka menyerah dan gagal di tengah jalan. Masalah yang kita hadapi memang sulit. Mari kita libatkan Tuhan untuk selalu memberikan kekuatan pada kita.[Han]

 

Apakah aku sudah berjuang bersama Kristus dalam menghadapi masalah-masalahku?

 

DOA(†)

Bapa, aku mau bertekun di dalam-Mu.Amin(†)