Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Sabtu,1 Maret2014

Yakobus 5:13-20

Mazmur 141:1-2,3.8

Markus 10:13-16

 


“Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.”

(Markus 10:14)

 

 


SIAPA yang mau jadi anak kecil lagi?Semua dari kita pasti maunya jadi orang dewasa, karena dengan menjadi dewasa kita bisa mengambil keputusan dan pilihan dengan lebih baik dan matang daripada anak kecil. Namun hari ini Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk menjadi seperti anak kecil. Kenapa demikian? Seorang anak kecil adalah mereka yang tidak punya banyak pertimbangan, mereka yang tidak mengandalkan dirinya sendiri dan selalu berbahagia dengan dunianya. Orang dewasa cenderung mengandalkan kekuatan sendiri dan logika. Sedangkan dalam kehidupan kita sebagai orang beriman, iman dan penyerahan diri pada kehendak Tuhan adalah hal yang utama.

 

Tuhan Yesus menetapkan suatu syarat jika ingin masuk Kerajaan Allah maka kita harus bersikap seperti anak kecil. Yang dimaksud tentu saja bukan sifat kekanak-kanakan namun lebih dari itu yaitu sikap mau percaya tanpa syarat kepada Tuhan, sama seperti anak kecil percaya dalam pelukan orang tuanya. So…marilah kita jadi orang yang dewasa sekaligus memiliki sikap sperti anak kecil. [sTF]

 

Apakah aku sudah bersikap seperti anak kecil?

 

 

 

DOA(†)

Tuhan Yesus, bantulah kami untuk memiliki sikap seperti seorang anak kecil yang selalu mau percaya pada kehndak-Mu.Amin(†)