Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Kamis, 6 Maret 2014

Ulangan 30:15-20

Mazmur 1:1-2,3,4,6

Lukas 9:22-25

 

 “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.”

(Lukas 9:23)

 

SALIB adalah suatu ilustrasi dalam kehidupan kita yang tidak mengenakkan. Bayangkan jika kita disuruh memikul atau menanggungnya, kita akan mengalami suatu penderitaan. Menyangkal diri berarti manusia harus menyangkal dosa yang ada dalam dirinya. Manusia terlahir dalam keadaan berdosa. Dan pada dasarnya semua manusia berdosa. Oleh karena itu jika manusia menyangkal diri artinya dia menyangkal dosa itu. Sulit untuk menyangkal dosa-dosa yang ada di dalam diri kita karena beberapa dosa bersifat adiktif, sekali melakukan, ingin untuk melakukan lagi. Ditambah lagi dosa juga kadang menawarkan kepuasan, pemenuhan kebutuhan atau solusi yang tampaknya indah, tetapi karena bukan merupakan jalan Tuhan, pada akhirnya akan mendatangkan penderitaan bagi manusia.

 

Kita tidak perlu kuatir akan tantangan-tantangan berat ini karena Tuhan siap membantu kita. Yang menjadi masalah adalah kadang kita lupa akan Tuhan, segala kesulitan dan beban-beban ingin ditanggung sendiri. Nah, bila kita berjalan bersama Tuhan dan mampu mengatasi segala beban, nama Tuhan akan semakin dipermuliakan. [RW]

 

Apakah ada kelegaan akan perintah “Pikul salib dan sangkal diri”?

 

DOA(†)

Tuhan, ajar aku untuk selalu menyertakan Engkau di dalam hidup-Ku, karena Engkaulah sumber kemenanganku. Amin(†)