Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Jumat, 21 Maret 2014

Kejadian 37:3-4,12-13a,17b-28

Mazmur 105:16-17,18-19,20-21

Matius 21:33-43,45-46

             

Kata mereka kepada-Nya: "Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya."

 (Matius 21:41)

 

INJIL hari ini menceritakan perumpamaan di mana yang dimaksudkan dari kebun anggur tersebut adalah kerajaan Allah. Para pemuka agama dan orang-orang Farisi digambarkan Yesus sebagai penggarap dan pohon anggur itu digambarkan sebagai umat Tuhan. Pernahkah kamu merasa dikecewakan ketika kamu berinvestasi di suatu tempat, lalu ternyata uang kamu malah dipakai dan disalahgunakan oleh orang yang menawarkan investasi itu? Pasti kamu kecewa.

 

Yesus pun merasa sangat kecewa. Orang-orang Farisi dan para imam kepala seringkali membuat orang-orang sengsara. Mengganggap diri paling suci dan benar. Itulah sebabnya Yesus pada ayat 41 seperti kutipan ayat di atas, menegur keras orang-orang Yahudi dan imam kepala. Maukah kita seperti itu? Kita semua adalah rekan sekerja Allah. Kita yang sudah lebih dulu mengenal dan mengikuti jalan Tuhan seharusnya membawa teman-teman kita dengan kasih seperti yang Yesus sendiri ajarkan. Mari kita jangan menjadi batu sandungan, tetapi justru menjadi saluran kasih Tuhan sehingga nama Yesus dipermuliakan.[tj]

 

Apakah aku sudah menjadi saluran kasih Tuhan bagi sesama?

 

DOA(†)

Tuhan, ajar kami untuk mewartakan kasih-Mu di mana pun kami berada. Amin(†)