Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Minggu, 23 Maret 2014

HARI MINGGU PRAPASKAH III

Keluaran 17:3-7

Mazmur 95:1-2,6-7,8-9

Roma 5:1-2,5-8

Yohanes 4:5-42 (Yohanes 4:5-15,19b-26, 39a,40-42)

 

 “Tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya.”

 (Yohanes 4:14)

 

PADA masa prapaskah, kita semua dihimbau untuk (1) melihat keberadaan kita saat ini, (2) merefleksikan perjalanan hidup kita, dan (3) mengevaluasikan kemana sebaiknya kita membawa arah hidup kita selanjutnya.

 

Terjadi percakapan singkat antara Yesus dengan perempuan  Samaria. Percakapan ini menjadi sebuah Turning Point bagi perempuan itu, dan juga orang-orang Samaria lainnya. Mereka mulai mengarahkan hidup mereka menuju keselamatan saat mereka percaya dan menerima Yesus ke dalam hidupnya.

 

Alasan utama mengapa kita berbuat dosa adalah karena sering kali kita mendapati diri kita “haus”. Kita mencoba mengisi kehausan tersebut dengan sesuatu yang fana, bahkan terkadang dengan sesuatu yang merusak hidup. Kita harus sadari bahwa rasa haus ini memiliki makna yang lebih dalam: Kita perlu Tuhan.

 

Seperti kepada perempuan Samaria yang berdosa, Yesus juga ingin memberikan Air HidupNya kepada kita semua. Hanya Air Hidup ini yang dapat memuaskan rasa haus di hidup kita. Biarlah masa Prapaskah ini menjadi Turning Point bagi kita semua, untuk berjalan menuju keselamatan bersama Yesus di sisi kita. [OW]

 

Bagaimanakah relasi saya dengan Yesus pada saat ini?

 

DOA(†)

Tuhan, basuhlah hidupku ini dengan air hidup-Mu. Amin(†)