Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Kamis, 27 Maret2014

Yeremia 7:23-28

Mazmur 95:1-2,6-7,8-9

Lukas 11:14-23

 

Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun,

 (Mazmur 95:8)

 

BANGSAIsrael telah dibebaskan Allah dari perbudakan di Mesir melalui berbagai mujizat. Selama 40 tahun dipadang gurun, setiap hari Allah memberi mereka makan dengan cara yang ajaib karena dipadang gurun tidak ada makanan dan minuman. Mereka bergembira dan bersyukur atas mukjizat-mukjizat itu tetapi mereka tetap tidak mau bertobat. Mereka bersikeras mengikuti keinginan hati sendiri. Semasa Kristus hidup di tanah Palestina, Dia membuat banyak mukjizat yang mencengangkan. Mereka terheran-heran dengan kuasaNya, tetapi menolak untuk percaya akan ajaran-ajaranNya. Bahkan kemudian para pemimpin mereka memfitnah bahwa kuasa yang ada pada Kristus berasal dari iblis.

 

Bila mau jujur, kita sebenarnya juga sering melihat, menyaksikan bahkan mengalami sendiri kasih dan kuasa Allah yang menolong kita mengatasi berbagai persoalan, memberi kelimpahan rejeki bahkan apa yang semula tidak mampu kita pikirkan, Dia berikan. Kita bergembira saat memperoleh apa yang kita inginkan tetapi seringkali menolak atau menggerutu saat melakukan apa yg dikehendaki Allah.

Ketegaran hati bangsa Israel sebenarnya adalah cermin ketegaran hati kita juga. Kita hanya kembali ke Tuhan ketika butuh pertolongan, tetapi kemudian lupa akan Tuhan apabila sedang dalam keadaan senang. [VJs]

 

Sudahkah kita melembutkan hati kita terhadap suara Tuhan?

 

DOA(†)

Tuhan, berilah aku kemauan untuk selalu hidup seturut kehendakMu dalam keadaan susah dan senang. Amin(†)