Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Jumat, 28 Maret 2014

Hosea 14:2-10

Mazmur 81:6c-8a, 8bc-9,10-11ab,14,17

Markus 12:28b-34

 

“Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelian.”  

(Markus 12:33)

 

RASA gak kalau kadang waktu dua puluh empat jam sehari tuh kurang ? Fiuh…. Belum kerjaan yang satu beres eh yang lain sudah menunggu. Belum lagi macet pulang kerja di jalan. Ampun deh !! Yup kadang aku pun sering mengeluh seperti itu. Sampai suatu kali ada peristiwa yang membuat aku merasa tertegur. Suatu kali aku mengkoordinir teman–teman lain untuk menjenguk salah satu teman kami yang sakit. Luc nya dari sepuluh orang yang dihubungi, hanya dua orang yang bisa ikut dalam kunjungan itu. Ada satu ungkapan dalam bahasa inggris yang kurang lebih artinya seperti ini: Hadiah terindah yang bisa kamu berikan untuk orang yang kamu kasihi adalah waktu karena saat kamu memberikan waktumu, kamu memberikan orang itu sebagian kecil dari hidupmu yang tidak akan pernah kembali.

 

Yukmelalui masa Paskah ini kita coba memeriksa diri, apakah kita sudah cukup mengasihi dengan memberikan waktu dan perhatian kita kepada Tuhan dan sesama kita? [Han]

 

Apakah aku sudah menyediakan waktu untuk sekedar berbicara dengan Tuhan dan keluargaku ?

 

DOA(†)

Yesus, mari ajar kami untuk semakin mau memberikan waktu kami untuk lebih dekat dengan Engkau dan sesama kami.Amin(†)