Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Sabtu, 29 Maret 2014

Hosea 6:1-6

Mazmur 51:3-4,18-19,20-21ab

Lukas 18:9-14

 

"Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."

(Lukas 18:14)

 

KERENDAHAN hati merupakan salah satu kunci kesuksesan. Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk tidak sombong, karena sombong merupakan cerminan diri kita yang merasa hebat dan tidak perlu Tuhan. Terkadang, kita anak-anak yang sudah mengenal Tuhan justru tersandung dengan diri kita sendiri karena merasa sudah dekat dan mengenal Tuhan sehingga berpikir bahwa kita sudah benar dan malah menjadi tidak rendah hati, yang diumpamakan seperti orang farisi yang justru meninggikan dirinya di hadapan Tuhan. Selain itu, banyak hal yang membuat kita tergoda di dunia ini, salah satu godaan terbesar adalah harta. Manusia sering sekali menjadi buta karena harta. Segala yang kita miliki di dunia ini semuanya dari Tuhan, namun terkadang manusia justru berubah menjadi sombong akan harta yang dimilikinya.

 

Kita adalah manusia yang lemah, kita perlu Tuhan karena tanpa Tuhan kita bukan apa-apa. Kiranya kita selalu ingat untuk selalu rendah hati. Tuhan sangat mengasihi kita manusia, setiap ujian dan persoalan yang kita hadapi, diizinkan Tuhan terjadi untuk menyadarkan kita bahwa kita perlu Tuhan, kita tidak mampu berjalan tanpa Tuhan. Maka marilah kita selalu berusaha untuk selalu rendah hati, karena Tuhan melihat hati yang bersandar pada-Nya. [HT]

 

Sudahkah aku rendah hati?

 

DOA(†)

Tuhan, tolonglah aku agar aku selalu merendahkan diriku dan mengandalkan Engkau. Amin(†)