Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Minggu, 6 Juli 2014
Minggu Biasa XIV
Zakharia 9:9-10
Mazmur 145:1-2, 8-9,10-11, 13cd-14
Roma 8:9,11-13
Matius 11:25-30

“Pada waktu itu berkatalah Yesus: Aku besyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.”
(Matius 11:25)

PADA bacaan pertama hari ini, kitab Zakharia 9:9-10, kita bisa melihat bahwa Raja Mesias yang digambarkan lemah lembut dan juga menunggang keledai, ternyata mempunyai kekuasaan yang sangat besar. Secara logika, bagaimana bisa sifat lemah lembut mampu mendapatkan kekuasaan? Keledai juga bukanlah binatang tunggangan yang patut dibanggakan. Orang kebanyakan akan memilih kuda sebagai tunggangan untuk melambangkan kekuatan. Pada injil hari ini Mat 11:25, terlihat bahwa Tuhan berkenan pada orang kecil. Tuhan Yesus menyatakan dirinya lemah lembut dan rendah hati (Mat 11:29). Bisa disimpulkan bahwa ternyata apa yang dipandang rendah oleh dunia, berkenan di mata Tuhan.

Banyak orang berusaha mendapatkan kekuasaan melalui kekerasan, penindasan, dsb. Walaupun banyak godaan di dunia untuk tidak mempercayai cara Tuhan bekerja, marilah kita tetap teguh dan tidak goyah untuk mengikuti cara yang berkenan pada Tuhan. Mari kita perkaya Iman kita dengan lebih banyak membaca dan mendengarkan kesaksian yang menunjukan bagaimana Tuhan berkenan pada sifat yang dipandang rendah oleh dunia dan kuasa-Nya yang dahsyat muncul melalui hal ini. [RW]  

Apakah sifat yang berkenan kepada Tuhan sudah saya miliki?

DOA(†)
Tuhan, kami ingin mempunyai sifat yang berkenan kepadaMu. Bimbing kami untuk dapat mencapai tujuan ini. Amin(†)