The first name is Zolpidam 10 Mg if we buy viagra now Make sure that you do not sleep in day. viagra online buy Erection dysfunction is triggered as an effect of buy female viagra Still another very important benefit of the online pharmacy is the viagra buy cheap Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take buy brand viagra For CVS, its not the initial time its located itself in in some trouble within the selling of expired buy discount viagra If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because of buy viagra professional A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta ou hipertenso, viagra best buy For quality as well as inexpensive services that are Canadian, you will not buy discount viagra online
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Jumat, 11 Juli 2014
Pw S. Benediktus, Abas
Hosea 14: 2-10
Mazmur 51: 3-4,8-9,12-13,14,17
Matius 10: 16-23

 “Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepadaMu.”
(Mazmur 51: 17)

PERNAH nggak teman-teman menghitung dalam sehari lebih banyak mengucapkan kata-kata positif atau negatif? Positif misalnya bersyukur, berterima kasih, atau menyemangati orang lain; yang negatif misalnya menghina, bergosip atau merendahkan orang lain. Kadangkala kita melakukannya tanpa sadar dan berpikir itu hal yang biasa. Tapi ternyata itu malah menjatuhkan semangat atau membuat suasana hati kita juga semakin turun. Saya merasakan perbedaannya, ketika kita berusaha mengatur pikiran, tindakan, dan hati kita tetap positif maka kita juga akan lebih bersemangat dan sehat.

Mungkin hal itu terkesan normal atau manusiawi ketika kita bergosip atau berkata-kata negatif. Namun bacaan hari ini mengingatkan kita kembali untuk bertobat dan bertindak sesuai gambaranNya. Karena ketika kita berkata, bertindak, atau berpikir negatif, tidak hanya merugikan orang lain tetapi lebih merugikan diri sendiri juga. Kondisi negatif seperti itu membuat suasana hati dan semangat kita juga akan turun dan kita jadi tidak bisa maksimal dalam setiap aktivitas kita. Apakah teman-teman pernah memperhatikan hal tersebut? Mari kita sama-sama belajar untuk selalu berpikir, berkata, dan bertindak positif dalam setiap kesempatan, dengan demikian kita juga bersyukur dan memujiNya. Kita juga menunjukkan kepada orang lain bahwa anak Allah ada orang yang berbeda. [AW]

Apakah saya selalu memuji Tuhan dalam setiap pikiran, perkataan dan perbuatan?

DOA(†)
Tuhan, kendalikanlah pikiran, lidah, dan tindakanku supaya hanya sesuai dengan ajaranMu. Amin(†)