Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Senin, 14 Juli 2014
Yesaya 1:11-17
Mazmur 50:8,9,16bc-17,21,23
Matius 10:34 -–11:1
 
“Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku,
 ia tidak layak bagiKu.“
(Matius 10:38)

SHALOM Teman- teman. Sudahkah kita mempersembahkan segala sesuatunya dengan sungguh- sungguh dan tulus hati? Sudahkah kita menjaga kekudusan, berbuat baik, dan mengusahakan keadilan?  Mazmur hari ini tentang ibadah yang sejati. Sudahkah kita melakukannya? Sudahkah kita mengindahkan teguran-Nya yang kita rasakan melalui hati nurani kita maupun lewat sesama? Sudahkah kita melakukan Firman-Nya? Sudahkah kita mensyukuri dan memuliakan-Nya? Sudahkah kita bersikap jujur?

Injil hari ini tentang Yesus membawa pemisahan. Bagaimana mengikut Yesus. Sudahkah Tuhan menjadi yang terutama dalam hidup kita? Sudahkah kita memikul salib kita dan mengikuti-Nya? Sudahkah kita mewartakan Kabar Gembira-Nya?

Saya teringat akan kejadian akhir- akhir ini di mana saya dan teman- teman saya diperlakukan dengan kurang baik. Kami berusaha untuk tetap sabar. Saya teringat akan perkataan seorang teman bahwa itulah salib kita. Saya pun merasa bahwa apa yang kami rasakah tidaklah seberapa bila dibandingkan dengan yang Tuhan telah rasakan. Saya diingatkan bahwa Tuhan telah mengampuni kita dan sikap kitalah yang membedakan kita dengan yang lain dan menunjukkan bahwa kita adalah murid- murid-Nya. Bagaimana dengan Teman-teman? [eS]

Sudahkah kita bertobat dan mewartakan pertobatan?

DOA(†)
Terima kasih Tuhan, Engkau telah memanggil kami. Mampukan kami Tuhan untuk menjadi pengikut-Mu yang sejati. Terima kasih Tuhan. Amin(†)