Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Sabtu, 19 Juli 2014
Mikha 2:1-5
Mazmur 10:1-2,3-4,7-8,14
Matius 12:14-21

"Sebab itu beginilah firman Tuhan: Sesungguhnya, Aku merancang malapetaka terhadap kaum ini, dan kamu tidak dapat menghindarkanlehermu dari padanya; kamu tidak dapat lagi berjalan angkuh, sebab waktu itu adalah waktu yang mencelakakan."
(Mikha 2:3)


HIDUP ini umpama roda yang berputar. Sekejap kita di atas, sekejap di bawah. Walaupun bergaji besar, berwajah cantik, berkedudukan  tinggi dan sebagainya ada masanya semua itu akan hilang dari kita. Sebab, semua itu adalah nikmat pinjaman dari Tuhan. Ini yang mesti kita ingat-ingatkan selalu. Semuanya itu dipinjamkan sementara saja kepada kita. Karena pinjaman maka kita perlu bertanggungjawab.

Yang sering terjadi adalah ketika kita berada di atas, kita lupa akan
segalanya bahkan sering menjatuhkan teman demi hal-hal duniawi. Waktu. Tidak setiap waktu kita berada di atas. Mungkin hari ini berada di atas, mungkin juga besok kita berada di bawah.

Tuhan sangat benci ketika kita sombong atau angkuh. Kita hanya perlu rendah hati ketika kita berada di atas. Inilah yang menjadi tantangan kita di saat yang seperti ini. Mungkin tidak mudah, tapi mungkin juga tidak susah. Yang terpenting kita tetap berpegang teguh terhadap ajaran kasih-Nya. [dvc]

Apakah kita sering sombong?


Doa(†)
Bapa, beri kami kerendahan hati selalu untuk bertindak dan
berpikir di setiap waktu. Di saat kami berada di atas ataupun di saat
kami berada di bawah. Amin(†)