Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Minggu, 20 Juli 2014
Minggu Biasa XVI
Kebijaksanaan 12:13,16-19
Mazmur 86:5-6,9-10,15-16a
Roma 8:26-27
Matius 13:24-43 (Matius 13:24-30)

“Tetapi Ia berkata: Jangan sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.”
 (Matius 13:29)

MEMANG sulit membedakan antara gandum dengan ilalang ketika sama-sama baru bertumbuh karena bentuk mereka sama. Namun nanti, akan tumbuh bulir-bulir pada gandum. Dari situlah kita dapat membedakan dengan jelas mana gandum dan mana yang ilalang. Perumpamaan ini sebenarnya hampir sama dengan kehidupan kita sehari-hari. Kita merasa bahwa kita ini rajin berdoa, rajin membaca kitab suci, rajin ke gereja, rajin melayani Tuhan dan sesama. Tapi terkadang kita merasa hidup kita ini tidak lebih baik dari mereka yang tidak mengenal Tuhan. Masih saja ada pergumulan ini dan itu  Bahkan kita merasa hidup ini masih saja susah oleh karena banyak hal. Ilalang itu dapat digambarkan seperti permasalahan-permasalahan dalam hidup kita.

Yesus pernah berkata kepada Rasul Paulus: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” (2 Korintus 12:9a) Dari sini kita dapat melihat mengapa Tuhan tidak mencabut masalah-masalah dalam hidup kita. Tuhan mau kita bersandar pada-Nya dan melihat kuasa pemeliharaan Tuhan yang nyata dalam hidup kita. Tuhan tidak akan membiarkan kita tersesak, karena Ia selalu beserta kita. [tj]

Sadarkah kita bahwa semua yang terjadi dalam hidup kita adalah bentuk pemeliharaan Tuhan?

DOA(†)
Tuhan, ingatkan kami selalu akan kasih penyertaan-Mu dalam kehidupan kami. Amin(†)