Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Jumat, 5September 2014

1 Korintus4:1-5

Mazmur 37:3-4,5-6,27-28,39-40

Lukas 5:33-39

 

“Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang...”

(1 Korintus 4:5)

 

BACAAN pertama hari ini mengungkapkan bahwa rasul Paulus begitu berpegang teguh kepada Tuhan untuk masalah penghakiman. Dia tidak memusingkan apa yang dunia ungkapan mengenai penghakiman, bahkan dia pun berkata “...diriku sendiripun tidak kuhakimi.” Artinya dia tidak membiarkan pikiran manusianya yang bukan berasal dari Tuhan untuk menghakimi dirinya. Banyak orang melakukan penghakiman secara tidak disadari dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu bisa tampak dalam menuduh tanpa alasan yang jelas, menyebarkan gossip yang belum tentu benar dan juga berprasangka.

 

Oleh karena itu, jangan sampai kita berpikir jika kita tidak menghakimi, keadilan di dunia tidak akan terjadi. Serahkanlah semua urusan penghakiman kepada Tuhan karena Tuhan adalah hakim yang adil dan Dia mencintai keadilan (Mazmur 37:28). Oleh karena itu, jangan sembarang  menghakimi, sebelum Tuhan datang, seperti tersirat dalam kutipan ayat 1 Korintus 4:5 di awal renungan harian ini. Lihatlah pada bacaan Injil hari ini, bukankah Tuhan Yesus menjelaskan keraguan orang yang menyatakan bahwa ada orang yang berpuasa dan tidak berpuasa? Dialah yang bertindak sebagai Hakim yang meluruskan segala keraguan yang ada. Saudara-saudari terkasih, datanglah kepada Tuhan Yesus dan dapatkan segala keadilan yang sempurna melalui Dia. [RW]

 

Apakah saya masih tergoda untuk main hakim sendiri?

 

DOA(†)

Tuhan,ajar kami agar bisa melepaskan keinginan untuk menghakimi karena Engkau adalah hakim yang adil dan sempurna. Amin(†)