Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Minggu, 21 September 2014

Hari Minggu Biasa XXV

Yesaya 55:6-9

Mazmur 145:2-3,8-9,17-18

Filipi 1:20c-24, 27a

Matius 20:1-16a

 

“Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?”

 (Matius 20:15)

 

KETIKA kita membacatentang perumpamaan hari ini, mungkin kita akan berpikir hal yang sama dengan mereka yang pergi ke kebun anggur dari sejak pagi-pagi benar. Mengapa pemilik kebun anggur tidak adil? Sulit bagi kita untuk mengerti. Namun sebenarnya Yesus ingin mengajarkan kepada kita bahwa perihal masuk ke dalam Kerajaan Allah, itu seperti “hak istimewa” yang diberikan oleh Yesus kepada siapa saja. Yesus adalah sang pemilik. Oleh karena kemurahan hati-Nya, maka Ia menawarkan kasih karunia-Nya kepada setiap orang untuk bisa masuk kerajaan Surga. Tergantung siapa yang mau menerima panggilan tersebut.

 

Terkadang kita merasa bahwa kedudukan atau jabatan kita dalam pelayanan lebih unggul dibandingkan orang lain. Misalnya kita menjabat sebagai ketua PD, ketua lingkungan, atau pun jabatan-jabatan tinggi lainnya. Jabatan dalam pelayanan tidak akan membuat kita masuk dalam kerajaan Surga. Tuhan akan kembali melihat hati dan ketulusan kita saat melayani. Nah, teman-teman kita harus ingat. Perihal masuk kerajaan Allah itu adalah soal hak istimewa. Kalau Tuhan berkehendak, maka kita akan masuk. Tugas kita adalah fokus memperbaiki diri setiap hari dan hidup berkenan di mata Tuhan. [tj]

 

Sudahkah kita menggunakan hak istimewa itu dengan baik?

 

DOA(†)

Tuhan, ajar kami untuk fokus memperbaiki diri kami setiap hari seturut kehendak-Mu. Amin(†)