The first name is Zolpidam 10 Mg if we buy viagra now Make sure that you do not sleep in day. viagra online buy Erection dysfunction is triggered as an effect of buy female viagra Still another very important benefit of the online pharmacy is the viagra buy cheap Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take buy brand viagra For CVS, its not the initial time its located itself in in some trouble within the selling of expired buy discount viagra If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because of buy viagra professional A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta ou hipertenso, viagra best buy For quality as well as inexpensive services that are Canadian, you will not buy discount viagra online
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Selasa, 23September2014

PwS. Padre Pio dr Pietrelcina, Imam

Amsal21:1-6,10-13

Mazmur119:1,27,30,34,35,44

Lukas8:19-21

 

Ibuku dan saudara-saudaraKu ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya.

 (Lukas8:21)

 

Hariini gereja merayakan hari raya Padre Pio yang sangat dikenal untuk kesungguhan hatinya dalam menerima panggilan Tuhan dalam hidupnya. Panggilan hidupnya bukanlah sebuah panggilan yang mudah, dimana  di luar pelayanan doa dan mukjizat yang dilakukannya, Padre Pio juga dipanggil untuk merasakan sebagian kecil dari penderitaan yang Yesus alami.

 

Mungkin dalam memenuhi panggilan hidup, kita tidak perlu sampai merasakan sakit, penderitaan, ataupun sampai mencucurkan darah. Namun Yesus bersedia melalui itu semua untuk setiap dari kita.

 

Dengan melakukan firmanNya, kita pun menjadi bagian dari keluarga besar Tuhan Yesus sendiri. Marilah kita mencontoh semangat pelayanan dan kesetiaan dari Padre Pio, yang tidak henti-hentinya melakukan tugas pelayanannya walaupun seluruh rasa sakit yang dialaminya. Karya Tuhan pun nyata dari pekerjaan-pekerjaan kecil yang kita lakukan dengan kasih kepada sesama. Seperti Padre Pio sendiri, kita bisa mulai dengan berdoa untuk orang yang dekat dengan kita. [OW]

 

Apakah saya sudah setia pada panggilan Tuhan dalam hidup ini?

 

DOA(†)

Tinggallah denganku, Tuhan, karena Engkau sendirilah yang aku cari. Kasih-Mu, Rahmat-Mu, Roh-Mu, karena aku mencintai-Mu dan tidak meminta hadiah lain kecuali untuk mencintai-Mu lebih dan lebih.  Amin(†)