Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Jumat, 26 September2014

Pengkhotbah 3:1-11

Mazmur 144:1a,2abc,3-4

Lukas9:18-22

 

Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya.

(Pengkotbah 3:1)

 

PADAzaman Yesus hidup, orang-orang Yahudi sedang dijajah oleh bangsa Romawi. Sehingga definisi “mesias” menurut pandangan bangsa Yahudi adalah seorang raja duniawi yang hebat yang akan membebaskan mereka dari penjajahan Romawi. Mereka menganggap bahwa kalau mesias itu datang, ia akan mengusir bangsa Romawi sehingga tidak ada lagi penindasan. Para murid sudah melihat berbagai macam perbuatan ajaib yang dilakukan Yesus, sehingga mereka yakin bahwa sebentar lagi, Yesus akan melawan pemberontakan terhadap penjajah dan menang. Inilah iman Petrus pada saat itu (Luk 9:20). Yesus melarang para murid untuk memberitahukan bahwa Yesus adalah Mesias kepada siapapun karena konsep para murid tentang Mesias juga masih belum tepat (Luk 9:21). Yesus melakukan banyak mukjizat untuk menumbuh kembangkan iman para murid bahwa Ia Mesias sebenarnya yang datang dari Bapa. Yesus datang untuk tujuan yang lebih besar dan lebih mulia, yaitumembebaskan seluruh manusia dari penjajahan dosa dan maut. Tujuan Yesusdicapai bukan dengan perangtapi dengan penderitaan, kematian, dan kebangkitan (Luk 9:22).

 

Para murid diperbolehkan memberitakan bahwa Yesus adalah Mesias sejati hanya setelah iman mereka benar akan Yesus dan teguh. Pada saat itu mungkin para murid masih bingung mengapa Yesus harus menderita, tetapi mereka tetap menuruti perintah Yesus dan mengikutiNya. Mari kita belajar seperti para murid yang walaupun belum mengerti tetapi tetap mau mengikuti Yesus. [VJs]

 

Apakah kita cukup sabar untuk menantikan waktu Tuhan?

 

DOA(†)

Bapa, aku mau belajartuk setia dan sabarpada rencanaMu. Amin(†)