Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional

Kamis, 16 Januari 2014

1 Samuel 4:1-11;

Mazmur 44:10-11,14-15,24-25;

Markus 1:40-45






Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir." (Markus 1:41)


Seorang sakit kusta datang kepada Yesus.  Ia memohon, agar Yesus menyembuhkannya.  Hati Yesus tergerak oleh belas kasihan.  Ia pun mengulurkan tangan-Nya dan menyembuhkan orang kusta itu.  Segera orang kusta itu menjadi sembuh.  Yesus melarangnya untuk menceritakan hal itu kepada orang banyak.  Namun, orang itu tetap menyebarkan kuasa mujizat Yesus kepada orang banyak.

“Kusta” melambangkan dosa-dosa dan kesalahan kita.  Orang itu datang dan minta Yesus menyembuhkannya.  Itu artinya, orang itu mau Yesus mengampuni dosanya.  Ia mau hidup bersih dari dosa.  Setelah sembuh, orang itu pun menyebarkan kabar tentang Yesus kepada orang banyak.  Itulah bentuk pertobatan sejati.  Mohon ampun kepada Tuhan, dan menyebarkan kuasa kasih-Nya.  Semua semata-mata agar lebih banyak orang mengenal Yesus. (Oce)


Doa (†) :

Tuhan Yesus, sembuhkan kami dari ”sakit kusta” kami.  Amin.