The first name is Zolpidam 10 Mg if we buy viagra now Make sure that you do not sleep in day. viagra online buy Erection dysfunction is triggered as an effect of buy female viagra Still another very important benefit of the online pharmacy is the viagra buy cheap Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take buy brand viagra For CVS, its not the initial time its located itself in in some trouble within the selling of expired buy discount viagra If you are afflicted with impotency and want a powerful treatment because of buy viagra professional A disfuno ertil ocorre geralmente em associao com doenas como diabetes, presso distrbios that is arterial alta ou hipertenso, viagra best buy For quality as well as inexpensive services that are Canadian, you will not buy discount viagra online
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Minggu, 7 September 2014

Hari Minggu Biasa XXIII                                          Yehezkiel 33:7-9;

Hari Minggu Kitab Suci Nasional                  Mazmur95:1-2.6-7.8-9;

Roma 13:8-10;

Matius 18:15-20;

 

 

TEGURLAH SESAMAMU !

Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata.  Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali."(Matius 18:15)

 

Rudi terus mengganggu Roni, adiknya.  Sebelum Roni menangis, Rudi tidak berhenti mengganggunya.  Melihat hal itu, hati Anakesal.  Ia menghampiri Rudi.  Ana menegur Rudi yang telah berbuat tidak baik.  Ana bertanya apakah Rudi suka diganggu seperti Roni ?  Rudi menggelengkan kepalanya.  Dengan tegas Ana berkata, “Kalau begitu, jangan berbuat hal itu lagi kepada Roni atau siapa pun.”  Rudi akhirnya menyadari kesalahannya.  Ia pun meminta maaf kepada Ron.  Selain itu, Rudi juga berjanji untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya yang tidak baik itu.

Teman-teman, hari ini Tuhan Yesus mengajar kita untuk berani menegur sesama kita yang berbuat dosa atau bersikap tidak baik.  Teguran kita bila didasari dengan kasih, pasti menjadi berkat bagi orang lain.  Mereka pada akhirnya akan berterima kasih kepada kita.  Berkat teguran kita, mereka bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Puji Tuhan! (FMS)

 

Doa (†) :

Tuhan Yesus, tumbuhkanlah keberanian dalam diri kami untuk menegur sesame dengan kasih bila sikap mereka salah. Amin.