Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Selasa, 16 September 2014

Pw. St. Kornelius dan St. Siprianus      

1 Korintus 12:12-14.27-31a;

Mazmur100:2.3.4.5;

Lukas 7:11-17

 

 

HATI TUHAN TERGERAK

”Melihat janda itu tergeraklah hati Tuhan oleh belas kasih.  Lalu Tuhan berkata kepadanya, “Jangan menangis !” (Lukas 7:13)

 

Yesus dan murid-murid-Nya pergi ke kota Nain.  Dekat pintu gerbang kota, mereka melihat orang banyak mengusung anak laki-laki tunggal seorang janda yang meninggal.  Melihat janda itu, hati Yesus tergerak oleh belas kasihan.  Ia mendekati usungan itu, dan menyentuh jenazah anak laki-laki itu.  Yesus meminta anak itu bangkit.  Bangunlah pemuda itu, duduk dan mulai berbicara.  Lalu Yesus menyerahkan anak itu kepada ibunya.  Semua yang melihat hal itu memuliakan Allah.  Berita tentang Yesus pun tersebar ke seluruh Yudea dan sekitarnya.

Dari cerita di atas, kita mengerti bahwa hati Tuhan Yesus mudah tergerak oleh belas kasihan.  Karena itu, mari bawa semua kesedihan, sakit, masalah, dan ketakutanmu kepada Yesus.  Hati-Nya yang penuh belas kasihan sanggup membuat kita bersukacita kembali. (OC)

 

Doa (†) :

Yesus, terima kasih atas belas kasih-Mu yang tidak pernah berakhir di hidup kami. Amin.