Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Kamis,18 September 2014

1 Korintus 15:1-11;

Mazmur118:1-2.16ab-17.28;

Lukas 7:36-50

 

 

KASIH ALLAH TIDAK PANDANG BULU

Lalu Yesus berkata kepada wanita itu, “Dosamu telah diampuni,” (Lukas 7:48)

 

Saat Yesus makan di rumah seorang Farisi, datanglah seorang wanita berdosa keapda-Nya.  Ia membawa buli-buli pualam berisi minyak wangi.  Sambil menangis, ia berdiri di belakang Yesus, dekat kaki-Nya.  Wanita berdosa itu membasihi kaki-Nya dengan air matanya.  Lalu ia meminyaki kaki Yesus dengan minyak wangi.  Yesus pun berkata kepada wanita berdosa itu bahwa dosanya telah diampuni.  Iman wanita berdosa itu telah menyelamatkannya.  Ia diminta Yesus untuk pergi dan tidak berbuat dosa lagi.

Teman-teman, kalau Yesus saja mau bersahabat dengan orang-orang berdosa, itu artinya Yesus tidak pernah piih-pilih teman.  Kasih Allah tidak pandang bulu. Kita kaya-miskin, cantik-jelek, pandai-bodoh, tinggi-pendek, kurus-gemuk, semua disayang Allah.  Marilah kita belajar mengasihi sesama sebagaimana Allah mengasihi kita tanpa batas dan tidak pandang bulu. (FMS) 

 

Doa (†) :

Tuhan Yesus, ajar kami untuk selalu mengutamakan cinta kasih dan belas kasihan di atas segalanya. Amin.