Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Sabtu, 20 September 2014

Pw. St. Andreas Kim Taegon dan Paulus Chong Hasang

1 Korintus 15:35-37.42-49;

Mazmur56:10.11-12.13-14;

Lukas 8:4-15

 

 

LAHAN BENIH YANG BAGAIMANA ?

Dan sebagian jatuh di tanah yang baik, lalu tumbuh dan berbuah seratus kali lipat.”  Sesudah itu Yesus berseru, “Barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah mendengar"

(Lukas 8:8)

               

Yesus memberikan perumpamaan tentang seorang penabur yang keluar menaburkan benih.  Waktu ia menabur benih itu, sebagian ada yang jatuh di pinggir jalan, di tanah yang berbatu-batu, dan di tanah yang baik. Benih itu hanya dapat tumbuh dan berbuah seratus kali lipat di tanah yang baik.  Penabur benih itu adalah Yesus.  Benih itu adalah Sabda Tuhan.  Tempat benih itu jatuh adalah hati kita. 

Bagiamana benih yang ada di hati kita ?  Dapatkah benih itu tumbuh dengan baik dan berbuah beratus-ratus kali lipat ?  Bila kita membuka hati terhadap Sabda Tuhan, maka hidup rohani kita akan bertumbuh dengan baik.  Kita pun akan berbuah lebat sebagai perpanjangan berkat Tuhan bagi sesama di dalam hidup kita.

Mari, jadilah lahan benih yang baik bagi Sabda Tuhan. Siap ‘kan, teman-teman ? (RBS)

 

Doa (†) :

Yesus, bantulah hati kami agar menjadi lahan yang baik bagi benih sabda-Mu dalam hidup kami. Amin.