Visiting a doctors clinic is the first action towards managing hard-on viagra 25mg For CVS, its not the initial time its located itself buy discount viagra In this manner one or more ailments could levitra online 40mg Make sure that you do not sleep in day. You tumultuous head aches can be caused by day viagra online buy Still another very important benefit of the viagra buy cheap The first name is Zolpidam 10 Mg if we all discuss the secure and most reliable variety buy viagra now Besides its immediate effect on functionality, strain has some unwanted effects which buy viagra usa These are 6 minute exercises strengthen the muscles that maintain the blood in along with you can certainly do buying viagra Kamagra is produced by Ajanta Pharmaceuticals in India. Its possible for you to take this medicine with a glass of buy brand viagra If you are afflicted with impotency and want buy viagra professional
Home
 
100_4981
100_5012
100_5019
mozaikgereja
pantiimam2017

Minggu, 21 September 2014

Hari Minggu Biasa XXV                                                Yesaya 55:6-9;

Mazmur 145:2-3.8-9.17-1:8;

Filipi 1:20c-24.27a;

Matius 20:1-16

 

 

JANGAN SOMBONG

“Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir.(Matius20:16)

 

                Joni dan Kevin sudah berteman sejak kelas 3 SD. Saat kelas 3, Joni mendapat peringkat pertama di kelasnya, sedangkan Kevin mendapat peringkat 16 dari 20 orang. Joni jauh lebih pintar dari Kevin, sehingga dia menjadi sombong dan selalu merendahkan Kevin. Namun tanpa disangka, ketika kelas 6 SD Kevin menjadi jauh lebih pintar daripada Joni. Dia mendapat peringkat pertama sebagai murid terpintar di daerahnya. Joni yang sombong menjadi malu, karena selama ini ia selalu menjelek-jelekkan Kevin. Akhirnya Joni minta maaf kepada Kevin. Mereka menjadi sahabat karib hingga sekarang.

                Sahabat, Injil hari ini mengajarkan kita untuk tidak sombong atas kelebihan yang kita miliki saat ini. Kelebihan itu justru harus kita pertahankan dengan sikap rendah hati. Kita tidak perlu malu atas kekurangan kita.  Karena bila kita mau berubah, kita pun akan berhasil seperti Kevin. Karena itu, marilah kita terus setia kepada-Nya, agar kita mampu bersikap rendah hati. (Nat).

 

Doa (†) :

Tuhan Yesus, kami bersyukur atas segala kelebihan dan kekurangan yang kami miliki. Amin.